Eforia pemilu tahun ini ternyata disambut baik oleh pelaku pasar. Selama satu pekan setelah dilaksanakannya pemilu telah terjadi penguatan signifikan atas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.
Penguatan IHSG di lantai bursa yang menyentuh ke angka 1,637,305 disinyalir oleh masuknya pemodal asing ke pasar modal kita untuk membeli saham-saham unggulan. Kondisi penguatan ekonomi non riil tersebut patut dipertahankan dengan tetap menjaga iklim keamanan saat berlangsungnya pemilu dan pasca pemilu secara kondusif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejolak yang mungkin terjadi ketika sebelum pemilu dilaksanakan akan muncul. Terlebih lagi jika kita melihat banyaknya pekerja diberbagai industri ikut terlibat di berbagai wadah kegiatan. Kecemasan-kecemasan yang menghinggap banyak kalangan kenyataannya tidak terjadi karena antusiasme masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi lima tahunan mengalami peningkatan.
Pemerintah selaku pembuat kebijakan dalam memformulasikan perhitungan-perhitungan ekonomi tentunya mengarahkan kepada kepentingan yang bersandar kepada pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Gejolak turunnya perekonomian dunia yang timbul di berbagai negara membuat pemerintah lebih memfokuskan pembenahan dari sisi fostur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang lebih dinamis guna mengantisipasi semakin turunnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Akan halnya yang menjadi antisipasi adalah kesinambungan jalannya fundamental ekonomi nasional apabila krisis keuangan terus berlanjut. Kita mengetahui bahwa dengan muculnya berbagai tekanan ekonomi dunia serta menurunnya beberapa harga komoditas, melemahnya daya permintaan di beberapa negara berdampak terasa kuat sehingga di dalam negeri sendiri keadaan tersebut membuat APBN mengalami perubahan dalam hal defisit anggaran.
Semangat yang menjadi tumpuan pemerintah dalam mempertahankan angka pertumbuhan nasional masih bertumpu kepada sektor-sektor yang terkait dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya konsumtif di samping sumber daya alam yang mesti dikelola dengan baik guna mempertahankan keberadaan pangsa pasar untuk komoditas kita yang bisa diekspor.
Melihat keberhasilan dalam mengawal dan menjaga keamanan sepanjang pelaksanaan pemilu menghasilkan dampak positif yang kuat pengaruhnya bagi kemajuan ekonomi kita. Melihat kondisi negara-negara tetangga yang mengalami banyak penurunan pertumbuhan ekonomi dan juga stabilitas politik yang tidak kondusif menghasilkan suatu siklus ekonomi yang baik untuk kita dengan tertariknya asing menanamkan kembali dana mereka ke dalam negeri dengan bertransaksi di pasar modal.
Meskipun perekonomian kita ikut terimbas krisis keuangan namun secara umum pertumbuhan ekonomi relatif masih dalam kisaran yang bagus yakni sebesar 4,3% sepanjang kwartal I. Ini terasa sangat membantu memulihkan kepercayaan asing yang ingin kembali ke Indonesia.
Pesta demokrasi dengan ongkos yang sangat besar sejatinya bisa memberi manfaat positif untuk semua kalangan. Perekonomian nasional harus dapat merasakan manfaat kuat dari berlangsung pesta demokrasi 9 April lalu. Sebagai pelaku pasar yang merasakan langsung keberhasilan pemilu legislatif mengelu-elukan berlangsungnya pemilihan presiden sama suksesnya dengan pemilu legislatif.
Selama sepekan telah terjadi penguatan yang tajam atas pergerakan IHSG dan mata uang Rupiah. Penguatan ini menunjukkan kepada investor asing bahwa stabilitasi negara kita sangat aman dan tentu saja menjanjikan untuk pengembangan investasi mereka.
Helmy Harahap
Perumahan Puri Beta
Jl Hujan Mas No 12 Tangerang
helmy_harahap@yahoo.co.id
0816842044
(msh/msh)











































