(Indonesia) di Tengah Malam yang Sunyi Nan Sepi

(Indonesia) di Tengah Malam yang Sunyi Nan Sepi

- detikNews
Kamis, 26 Mar 2009 12:44 WIB
(Indonesia) di Tengah Malam yang Sunyi Nan Sepi
Jakarta - Sampai sekarang ini kalau kita hitung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah merdeka selama 64 tahun. Kalau NKRI ini kita umpamakan sebagai manusia maka manusia NKRI ini mestinya sudah sampai pada masa yang matang.

Masa di mana kita tinggal menikmati hasil perjuangan. Tinggal melihat anak cucu hidup bahagia di alam bebas. Tapi, kanyataannya tidak begitu.

Sampai detik ini NKRI masih terseok-seok di tengah gemuruhnya kehidupan berbangsa dan bernegara di dunia yang fana ini. Banyak sekali cara yang telah disampaikan oleh para pakar untuk mengembalikan kejayaan NKRI yang sangat kita cintai ini. Sayangnya hasilnya belum begitu memuaskan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NKRI ini sangat kaya dengan sumber alam. Tinggal tergantung kepada kita sendiri bagaimana caranya bisa memanfaatkan anugerah Tuhan yang melimpah ini demi kebahagiaan kita semua. Sayangnya kita selalu mendholimi anugerah ini hingga yang kita dapatkan adalah bencana yang berkesinambungan.

Untuk mengatasi semua ini cobalah kita amalkan cara yang satu ini. Demi kebahagiaan anak cucu kita. Mulai detik ini.

Marilah kita semua kembali untuk mengamalkan apa yang diajarkan oleh agama yang sudah kita yakini kebenarannya. Kita semua yakin bahwa semua agama mengajarkan untuk selalu berbuat baik. Baik kepada sesama maupun kepada alam (bumi, hewan, tumbuhan, dan lain-lain) yang kita tempati ini, jujur, bekerja keras, pantang putus-asa.

Mulailah kita seru diri kita, saudara, tetangga, teman, dan seterusnya. Dengan cara ini maka segala penyakit menular yang sudah lama mengakar. Seperti korupsi akan hilang dengan sendirinya.

Kalau sampai sekarang ini kita belum melakukan ini semua cobalah kita bangun di tengah malam. Di tengah malam yang sunyi nan sepi. Kita renungkan jati diri. Sang Pencipta. Tujuan hidup kita.

Kita hidup di dunia yang fana ini. Baik secara suka rela atau pun terpaksa harus mengikuti aturan main. Aturan main yang sudah ditetapkan oleh sang Pencipta, orang sering bilang "hukum alam". Contohnya: kalau kita pegang api maka badan kita akan terbakar. Kalau kita minum racun maka badan kita akan sakit.

Sebaliknya kalau kita hidup secara benar (mengikuti aturan main atau hukum alam) maka hidup kita akan bahagia dunia akhirat. Belajarlah dari sejarah. Lihatlah sekeliling kita. Semoga Tuhan segera mengentaskan NKRI dari segala penderitaan yang berkepanjangan ini. Amin.

Prasetyo Edi
Department of Engineering Design & Manufacture University of Malaya
Kuala Lumpur
edi_phd@yahoo.com
+60173098805


(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads