Bahkan, ada parpol yang tak ragu-ragu menggembor-gemborkan hal yang seharusnya sudah terjadi beberapa waktu (baca: tahun) lalu. Seperti penurunan bahan bakar minyak (BBM).
Pemerintah yang saat ini masih menjabat yakni diambil tanda kutip oleh rakyat hasil Pemilu 2004 --romannya sudah tidak lagi mencerminkan sebagai pemimpin bangsa. Lebih dari sekedar euforia kekuasaan --katakan saja di sini Susilo Bambang Yudhoyono, bukanlah tipikal pemimpin rakyat Indonesia secara keseluruhan. Padahal, sebagai presiden adalah pemimpin bangsa yang ketika saat itu dipilih langsung oleh rakyat. Tapi, kenyataannya tidak lebih dari sekedar pemimpin yang lebih mengutamakan golongannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pancasila: Persatuan Indonesia butir (1) Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang artinya, persatuan dan kesatuan dilihat dari kaca mata leadership mungkin kepala negara ini ada di bawah rata-rata. Apalagi, kalau kita lihat butir (2) Rela berkorban demi bangsa dan negara. Silahkan pembaca bisa menafsirkan sendiri atas kondisi dan situasi terakhir.
Masanya saat ini rakyat (termasuk penulis) harus bisa melihat jeli sejauh mana kondisi yang saat ini tidak ada kemajuan sama sekali menjadi batu loncatan agar bisa memilih pemimpin yang bisa mendahulukan kepentingan umum. Seperti kebutuhan pangan yang terjangkau --ketimbang kepentingan pribadi.
Ibarat pepatah yang mengatakan jangan sampai kita terperosok pada lubang yang sama pada waktu yang sudah berlalu. Kejadian demi kejadian hanya bisa dijadikan kendaraan politis oleh kepala negara yang notabenenya sebagai dewan pembina Partai Demokrat.
Agar menjadi catatan sejarah bangsa pemimpin pertama yang dipilih langsung oleh rakyat hanya sekadar label sebagai pemimpin bangsa. Terlebih, awal tahun 2009 ini indek kemiskinan makin bertambah. Tapi, penurunan BBM yang sangat tidak tepat dijadikan poin kesuksesan.
Ironi sekali!
Fadli Eko Setiyawan
Jln Tanah Kusir II RT009/RW 09
Kebayoran Lama Selatan Jakarta
fadli_setiyawan@yahoo.com
02199032991
(msh/msh)











































