Sebagai rakyat yang mengetahui adanya para caleg yang tidak pantas duduk dan menjadi suri teladan bagi masyarakat, kita masyarakat juga tak bisa berbuat apapun. Hal ini akan mendorong banyaknya rakyat yang akan menjadi "golput" pada pemilu yang akan datang.
Bukankah kita meghimbau rakyat agar ikut aktif dalam pemilu yang diadakan setiap 5 tahun sekali di negara kita ini? Tapi bila dari pihak penyelenggara Pemilu sendiri tidak menyaring dengan benar para bakal calon wakil rakyat yang akan duduk dan mewakili serta menjadi panutan bagi Rakyat, bagaimana penyelenggaraan pemilu akan sukses dan mewakili seluruh suara dan inspirasi rakyat?
*) Wiwid, JL.Ar Hakim 26 Medan, makbungwaty@yahoo.co.id (asy/asy)










































