Caleg Kualitas Bangga

Caleg Kualitas Bangga

- detikNews
Senin, 03 Nov 2008 17:46 WIB
Caleg Kualitas Bangga
Jakarta - Impian menjadi anggota legislatif dan menikmati sejumlah fasilitas yang diberikan negara serta berbicara atas nama rakyat pun pudar. Menjadi anggota legislatif ternyata tak semudah angan-angan. Meskipun berbagai wasiat dan pengetahuan yang diajarkan teman-teman dan kerabatnya tak mampu menyelamatkan Paimin (bukan nama sebenarnya) dari jurang kehancuran. Paimin kini tinggal di sel berstatus narapidana.

Saat mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) Paimin pada pemilu (pemilihan umum) 2004 silam ia melakukan berbagai cara agar dirinya lolos dan terpampang namanya dalam daftar calon anggota legislatif di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Usahanya berhasil. Ia masuk dalam deretan nomor jadi meski ratusan rupiah digelontorkan dari sakunya untuk biaya kampanye dan administratif lainnya.

Namun, saat pencoblosan berlangsung jumlah suara parpolnya kalah dan anjlok di luar perkiraan. Paimin lantas gagal duduk sebagai caleg. Ironisnya perusahaan perkebunan tempat Paimin selama ini bekerja menafkahi keluarganya tak menerima lagi lantaran rangkaian kerugian material akibat ulahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paimin dianggap sebagai dalang penyelundupan pupuk, bibit, dan aksi pencurian hasil perkebunan. Tak berhenti di situ polisi pun menangkap Paimin lantaran ijazah yang digunakannya sewaktu mencalonkan diri sebagai wakil rakyat ternyata palsu.

Apa yang dialami Paimin barangkali mirip dengan Sarah Palin, calon wakil presiden yang didaulat Partai Republik untuk mendampingi John McCain pada pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) periode 2009 - 2014 melawan petarungnya Barack Obama dari kubu Demokrat.

Palin yang rencananya bakal mendongkrak suara anak muda belakangan berdasarkan hasil jajak pendapat justru merusak pamor Partai Republik. Bahkan, sejumlah pendukung berpaling.

Termasuk para tokoh garis keras Partai Republik seperti Ken Adelman, Christopher Buchley, dan Mantan Menteri Luar Negeri Colin Powel. Jawaban-jawaban Palin dalam wawancara dan debat, gaya bicara serta bahasa tubuhnya dianggap menunjukkan "kurang pengetahuan" sehingga menjadi bahan lelucon para komedian.

Berikutnya, skandal dugaan penyalahgunaan kekuasaan sebagai Gubernur Alaska menjadi alasan. Puncaknya, Senin (19/10) lalu saat Palin ditanya fungsi wakil presiden. "Mereka (presiden dan wakil presiden) juga bertanggung jawab atas senat AS sehingga jika mereka mau mereka bisa bergaul dekat dengan senator dan membuat banyak perubahan kebijakan yang bagus," katanya. Perkataan ini bertentangan dengan prinsip pemisahan kekuasaan yang tercantum dalam konstitusi AS. Wakil Presiden AS tidak bisa berpartisipasi dalam debat Kongres.

Barangkali fenomena Paimin atau Palin untuk menjawab maraknya unsur kekeluargaan para caleg yang mendominasi susunan daftar calon yang dilansir KPU. Para politisi belum sepenuhnya rela melepaskan kekuasaannya kepada orang lain. Mereka beranggapan, politik telah menjadi budaya dalam keluarga dan pantas diwariskan. "Jika anak saya berkualitas, mengapa tidak," ungkap seorang politisi.

Nah, kenyataan ini mendorong para caleg menunjukkan kualitas dan siap bersaing dengan para rezim. Karena toh, sejauh ini mereka belum sepenuhnya mampu menjadikan negeri ini adil dan sejahtera sebagaimana harapan para pendiri bangsa.

Oleh karenanya seleksi yang dilakukan oleh segenap parpol mustinya berlangsung ketat tak hanya mengandalkan kemampuan pengetahuan, analisis, mental, finansial, dan track record-nya. Selain pada pribadi caleg juga berpengaruh pada partai yang diusungnya.

Caleg yang berkualitas berpotensi mendongkrak suara. Sebaliknya caleg yang buruk berimbas pada penurunan suara dan kita tak ingin ada Paimin atau Palin di masa mendatang. Kita harapkan para caleg punya kepribadian lebih, bersih, jujur, loyalitas tinggi, peduli, dan mampu memegang amanah rakyat. Sehingga, ada kebanggaan sendiri ketika disebut caleg.

Dwi Eka A
Jl Gunung Raya No 35 C
Cirendeu Tangerang
dwieka1@gmail.com
02192114002

(msh/msh)


Berita Terkait