Ratusan personel Polda Riau yang diperbantukan untuk penanganan bencana Sumatera telah tiba di Agam, Sumatera Barat. Personel BKO Polda Riau mulai melakukan pencarian korban bencana di sejumlah titik yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
Sebanyak 390 personel Polda Riau dikerahkan ke lokasi bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (29/11). Personel BKO Polda Riau bersama Polda Sumatera Barat (Sumbar), TNI, Basarnas, dan instansi lainnya melakukan pencarian terhadap korban bencana di Nagari Selaras Air, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar.
Dari video yang diperoleh detikcom, tim SAR gabungan menemukan sejumlah jenazah korban bencana. Kondisi jenazah yang ditemukan berlumpur, ada juga yang tertimbun material longsoran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengungkapkan, Polda Riau telah menurunkan 390 personel Brimob dan Samapta yang memiliki kemampuan khusus SAR, evakuasi, dan penanganan kedaruratan.
Dua unit ekskavator juga telah tiba lebih dulu untuk membantu membuka akses yang tertutup material longsor. Selain personel, Polda Riau pagi tadi juga sudah memberangkatkan lima truk bantuan logistik berisi kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, kebutuhan medis, obat-obatan, selimut, serta perlengkapan tanggap darurat lainnya.
Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di lokasi bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar, Minggu (30/11/2025). Foto: dok. Istimewa |
Kapolda juga menuturkan bahwa Polda Riau akan mengirimkan 34 psikolog dari Biro SDM dan asosiasi psikolog dari beberapa kampus di Riau untuk membantu melakukan trauma healing bagi para korban di titik-titik pengungsian.
"Ini duka kita bersama, dan kita hadir untuk saling menguatkan bahwa kita adalah saudara," ujar Irjen Herry Heryawan.
Kondisi terkini di Palembayan menunjukkan sebagian akses jalan masih tertutup material longsor, beberapa jembatan mengalami kerusakan, aliran listrik belum pulih sepenuhnya, dan warga masih terpusat di posko-posko pengungsian.
Tim SAR gabungan terus bekerja di lapangan di tengah cuaca yang kadang masih turun hujan, demi mempercepat pencarian korban dan meminimalisir risiko akibat longsor susulan.
(mea/wnv)











































