"Rinciannya SBY mendapat suara 33,2 persen, JK 29,29 persen, Mega 20,2 persen dan undecided voters 18 persen," kata Direktur Ekskutif LRI Johan Silalahi kepada detikcom, Minggu (7/6/2009).
Menurut Johan, survei itu dilaksanakan di seluruh Indonesia degan melibatkan 2.096 responden. "Pasangan JK-Wiranto mendapatkan dukungan dari eksodusnya massa Islam yang sebelumnya mendukung SBY," katanya.
Johan juga menantang lembaga survei yang menyatakan Pilpres akan berlangsung satu putaran.
"Kalau memang nanti Pilpres berlangsung satu putaran saya berani menutup lembaga saya. Tapi kalau nanti Pilpresnya dua putaran mereka juga harus berani menutup lembaga mereka," katanya.
Survei LRI ini berbeda dengan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan SBY-Boediono menang dalam satu putaran dengan perolehan suara 70 %.
Dalam survei LSI itu, Mega-Prabowo menyusul berikutnya dengan 18 %, dan JK-Wiranto 7%. 5 persen mengaku tidak tahu dan belum menentukan jawaban.
(nal/iy)











































