SBY-HNW Nomor Wahid, JK-Win Naik Signifikan

SBY-HNW Nomor Wahid, JK-Win Naik Signifikan

- detikNews
Sabtu, 09 Mei 2009 13:11 WIB
 SBY-HNW Nomor Wahid, JK-Win Naik Signifikan
Jakarta - SBY-HNW boleh menempati posisi wahid dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Riset Informasi (LRI). Namun soal kemajuan, JK-Win lah yang paling pesat.

Hasil survei tersebut SBY-HNW mendapat dukungan 36,2 persen, JK-Win 27,6 persen, Mega-Prabowo 19,1 persen, dan sisanya sebanyak 17,1 persen belum menentukan pilihan.

Kenaikan ini, menurut Pengamat Komunikasi Politik Effendi Gazali disumbang karena JK berani blak-blakan soal dirinya yang jadi bumper pemerintah. Selain itu, dukungan JK-Win bertambah karena sikap Mega-Prabowo yang tidak jelas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama, karena untuk pertama kalinya saat di Makassar JK berani blak-blakan. Di mana dia mengatakan bahwa dirinya seperti bumper. Yang kedua adalah keragu-raguan Mega-Prabowo itu bisa berarti suara mereka akan beralih ke JK-Wiranto," papar Effendi.

Hal itu disampaikan Effendi dalam acara publikasi hasil survei nasional soal capres-cawapres LRI di Resto Sate Khas Senayan, Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2009).

Pada kesempatan yang sama, Direktur LRI Johan Silalahi menyampaikan naiknya JK-Win juga disumbang turunnya popularitas SBY. Buruknya penyelenggaraan pemilu legislatif seperti dalam hal DPT berperan pada dukungan terhadap SBY.

"Sekitar 20 juta rakyat Indonesia yang kehilangan hak pilihnya menjadi kecewa dan itu

mengarahnya ke Presiden. Karena secara hukum yang bertanggung jawab pemilu adalah Presiden," terangnya.

"Sedangkan JK secara relatif ditolak oleh SBY hampir semua pemberitaan di media membahas tentang JK. Sejak saat itu bisa dikatakan SBY hilang dalam media," lanjutnya.
(gah/irw)


Berita Terkait