Dari hasil survei tersebut, tercatat pasangan SBY-Boediono unggul dengan 37,05 persen suara, disusul pasangan Mega-Prabowo dengan 31,50 persen suara, dan pasangan JK-Wiranto 26,6 persen.
"Kekuatan ketiganya relatif seimbang karena basis massa sudah mulai jelas," kata penanggung jawab PKSPSPI Prof Iberamsjah dalam jumpa pers di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei ini dilaksanakan di 20 provinsi di Indonesia dengan wawancara terstruktur terhadap 2.000 responden. Metode pengambilan samplingnya adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 4 persen.
SBY Dirugikan Ruhut
Menurun Iberamsjah, pasangan SBY-Boediono dirugikan oleh orang-orang di sekitarnya sendiri. Perilaku orang-orang di sekilingnya, terutama mengenai isu-isu sangat sensitif, memerosotkan potensi suara yang bisa mereka peroleh.
"Kalau kurang berhati-hati, isu-isu sensitif seperti primordialisme, seperti kasus Ruhut kemarin, akan sangat mempengaruhi perolehan suara," ujarnya.
(sho/iy)











































