Belajar dari Keberanian Vietnam Jual Mobil Listrik ke AS

ADVERTISEMENT

Kolom

Belajar dari Keberanian Vietnam Jual Mobil Listrik ke AS

Rudi Firmansyah - detikNews
Senin, 22 Agu 2022 11:00 WIB
Otographics Mobil Vietnam VinFast
Mobil listrik Vietnam (Ilustrasi: Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Mobil Vietnam VinFast Makin Serius Tantang Tesla, sebuah judul berita di detikcom pada 9 Agustus 2022. Bagi sebagian orang ini adalah berita biasa saja, tetapi bagi saya ini merupakan sejarah ketika Vietnam dapat menjual mobil di negara adidaya di bidang otomotif dan teknologi. Vietnam sang penghasil beras justru jadi salah satu penjual mobil. Mobil yang akan dijual merupakan mobil produksi Vinfast.

Sebagai informasi Vinfast merupakan perusahaan otomotif swasta anggota dari organisasi konglomerat Vingroup yang didirikan oleh Pham Nhat Vuong pada 2017. Bermula dari seorang pengusaha properti, Pham Nhat Vuong berani untuk terjun ke bisnis otomotif dengan membuat merek baru. Vietnam sebagai negara berbasis pertanian justru berani melawan negara-negara maju produsen mobil yang telah ada seperti Jepang, Amerika, Jerman, Korea, China, dan negara maju lainnya.

Strateginya pun dapat dibilang nekat dengan langsung membuat merek sendiri tanpa dulu mengakuisisi dengan merek mobil yang telah ada sebagaimana yang dilakukan Tata Motor India yang membeli Jaguar dan Land Rover, Geely China yang membeli Volvo dan Lotus dan Mahindra yang membeli SsangYong.

Lalu bagaimana dengan penjualannya? Di kampung halamannya Vinfast laku terjual 35 ribu unit pada 2021, angka ini naik 21% dibanding pada 2020. Sejak kelahiran pada 2017 kenaikan penjualan pada tahun ke-4 merupakan indikator positif bahwa produk dapat diterima oleh masyarakat.

Pada usia ke-5 Vinfast telah mulai mengekspor mobil ke Amerika Serikat. Mereka sadar bahwa bahwa penjualan berdasarkan nasionalisme saja tidak akan cukup untuk membuat Vinfast eksis dalam jangka panjang. Oleh sebab itu mereka mulai berekspansi ke negara lain termasuk ke negeri Paman Sam.

Produk yang akan dijual di Amerika rencana merupakan sebuah mobil elektrik atau listrik. Apa yang dilakukan Vinfast merupakan hal yang sangat berani mengingat Toyota saja sampai saat ini belum menjual kendaraan listrik di Amerika. Selain itu, Vietnam bukan negara penghasil nikel yang merupakan salah satu bahan baku utama dari baterai mobil listrik. Baterai sangat penting karena 40-50 persen biaya mobil listrik berasal dari baterai. Sehingga dengan memiliki sumber daya nikel tentu akan menekan harga mobil listrik.

Pelajaran

Banyak pelajaran yang dapat di petik dari taktik Pham Nhat Vuong membuat mobil nasional. Dari rasa nasionalisme pengusaha dan masyarakat yang mendukung mobil nasional sehingga mobil tersebut dapat laris di negeri agraris.

Kedua, tidak ada kata terlambat dalam mengejar ketertinggalan; zaman global sekarang hal yang dibutuhkan ada banyak keberanian dalam bertindak. Pham Nhat Vuong tidak memiliki dasar otomotif, namun dengan kemauan dapat me-manage pihak-pihak yang expert dalam bidang otomotif termasuk membajak ahli otomotif dari General Motors.

Ketiga, tidak takut menghadapi kompetisi. Vinfast akan berhadapan dengan Tesla. Tesla yang khusus mobil listrik tentu memiliki pengalaman yang unggul dibanding Vinfast, namun tidak ada produk yang sempurna. Tidak ada yang menyangka Nokia dan Blackberry akan bangkrut. Justru penjualan ponsel mulai dikuasai oleh ponsel asal China. Jadi jangan takut untuk memulai.

(mmu/mmu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT