Kolom

Sosok Dadang Supriatna Jadi Kado Terindah HUT Kabupaten Bandung Ke-381

Deden Karna Subrata - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 14:42 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna
Foto: Dok. Pemkab Bandung
Jakarta -

Ada kata-kata bijak dari sastrawan Pramoedya Ananta Toer, 'masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri'. Kata-kata bijak ini saya melihatnya sangat tepat jika dikaitkan dengan sosok Bupati Kabupaten Bandung ke-25, H.M. Dadang Supriatna saat ini.

Torehan kemenangannya di Pilbup Kabupaten Bandung pada Rabu, 9 Desember 2020 dengan raihan suara 928.602 merupakan kemenangan yang fenomenal sekaligus menjadi catatan sejarah bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Karena dengan kemenangan Dadang Supriatna ini, bergantilah rezim kekuasaan di Kabupaten Bandung.

Dadang Supriatna telah meraih kebebasan yang telah direbutnya sendiri karena kita telah menjadi saksinya berapa panjang dan berlikunya proses perjuangannya. Sejak beliau gagal mendapat rekomendasi dari partainya, kemudian berjuang dengan berbekal satu keyakinan bahwa dalam hidup selama masih ada hari esok harapan itu akan datang seiring terbitnya mentari di ufuk timur.

Sampai akhirnya, satu satu partai memberikan dukungan dari mulai PKB, Nasdem, Demokrat, terakhir PKS yang memiliki 10 kursi di DPRD Kabupaten Bandung. Kita melihatnya ini sebuah skenario dari Allah SWT untuk merubah tatanan politik di Kabupaten Bandung.

Tidak hanya masalah dukungan partai, dari sisi kehidupan pribadi pun Dadang Supriatna mendapat dukungan dari pihak keluarga. Bagaimana tidak, ketika mencalonkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna baru sekitar satu tahun menjadi anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024. Artinya, dengan ikutnya Kang DS di Pilbup Kabupaten Bandung 2020, keluarga harus merelakan jabatan Dadang Supriatna sebagai anggota dewan Provinsi Jawa Barat. Saya kira tidak akan semua keluarga bisa menerima pertaruhan ini.

Saya melihat kenapa Kang DS berani mempertaruhkan jabatannya, di keluarganya, ada dua sosok yang membuat Dadang Supriatna percaya diri maju di Pilbup Kabupaten Bandung 2020. Sosok yang pertama, yaitu Hj. Emma Detty, sang istri yang dalam pembawaannya yang pendiam memiliki jiwa petarung karena sang istri juga merupakan mantan Kepala Desa Tegalluar. Sosok keduanya, yaitu H. Asep Romy, sang kakak. Sosok Asep Romy ini bagi Kang DS bisa diibaratkan mesin politik yang mampu menggalang kekuatan.

Selain faktor faktor yang saya tulis di atas, ada faktor kemenangan lainnya, yaitu Pak Wakil Bupati Sahrul Gunawan Seperti kita tahu, bagaimana Pak Wakil ini sebelum berpasangan dengan Dadang Supriatna di Kabupaten Bandung mencoba berpasangan dengan yang lainnya, namun akhirnya berlabuh berpasangan dengan Dadang Supriatna. Ini saya melihatnya juga seperti skenario dari Allah SWT untuk merubah tatanan politik di Kabupaten Bandung.

Pada 26 April 2022, akan genap satu tahun kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna dan pada 20 April 2022 Kabupaten Bandung akan berusia 381 tahun. Jadi rasanya, tidak berlebihan jika saya menulis Bupati Bandung Dadang Supriatna merupakan kado terindah bagi Kabupaten Bandung di ulang tahunnya yang ke 381 tahun. Kenapa demikian? Karena saat ini Kabupaten Bandung memiliki Bupati yang begitu dekat dengan rakyatnya, selalu terjun ke lapangan, konsisten dengan janji janji politiknya. Mulai dari pemberian insentif bagi para guru ngaji yang jumlah anggarannya lebih dari Rp 100 miliar per tahun; pemberian bantuan tanpa bunga yang disalurkan di setiap RW; hingga peningkatan kesejahteraan Linmas dan para guru honorer.

Pak Bupati kerja hampir 24 jam tiap harinya guna mencapai target pembangunan di Kabupaten Bandung. Ada hal yang patut kita apresiasi di mana sebentar lagi Kabupaten Bandung akan ada jalan tol yang menghubungkan Soreang, Ciwidey dan Pangalengan. Selamat bekerja untuk Pak Bupati dan selamat HUT ke 381 untuk Kabupaten Bandung. Semoga di bawah komando Pak Bupati Dadang Supriatna akan semakin maju dan sejahtera masyarakatnya.


Deden Karna Subrata, Pemerhati Kabupaten Bandung

(akd/ega)