ADVERTISEMENT

"Common Sense" Ishadi SK

Hari Radio Sedunia

Ishadi SK - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 10:31 WIB
ishadi sk
Ishadi SK (Ilustrasi: istimewa)
Jakarta -

Radio merupakan cara berkomunikasi paling efektif di dunia, awalnya dimulai sejak James Maxwell berhasil mewujudkan gelombang elektromagnetik yang digunakan dalam gelombang Radio pada tahun 1865. Perkembangan Radio sebagai media massa awalnya dimulai di Amerika Serikat berkat penemuan Marconi oleh Dr. Lee Deforest tahun 1906. Dia kemudian dijuluki "The Father of Radio". Sejak saat itu Radio di Amerika Serikat mulai mengalami perkembangan yang pesat.

Pada Maret 1923 telah berdiri 556 stasiun radio. Baru pada tahun 1926 berdirilah NBC (National Broadcasting Radio), lalu disusul pesaingnya, siaran Radio yang luas dan besar yaitu CBS (Columbia Broadcast System). Sejak saat itu juga Radio terus berkembang di berbagai negara seperti Inggris, Perancis, Uni Sovyet, Jepang dan RRC (China).

Bagaimana perkembangan radio di Indonesia?

Dikutip dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sejarah awal mula Radio di Indonesia dimulai pada 1925 di Batavia. Kemudian berdiri Batavia Radio Vereeniging (BRV) yang mendorong pendirian sejumlah Radio. Selama 3,5 abad Belanda menjajah, Radio berkembang pesat. Tanpa disadari perkembangan usia Radio telah melebihi satu abad, digemari oleh orang-orang muda. Selanjutnya kita mendapatkan data mengenai sejarah Radio pada zaman itu yang diketahui berangkat dari:

• Diawali dari teori Matematika tahun 1873 saat ilmuwan James Maxwell memiliki teori Matematika tentang energi yang dapat tersalurkan lewat udara dan kasat mata. Maxwell menyebut sebagai gelombang elektromagnetik, meski dia tidak dapat membuktikan secara detail teori ini.

• Barulah pada tahun 1887 Henrik Hertz dapat membuktikan teori Maxwell lewat sebuah eksperimen sederhana menggunakan dua batang logam yang dialiri listrik serta penerimaan yang terbuat dari tembaga. Penemuan ini didemonstrasikan kepada murid-muridnya namun Hertz tidak mampu menjawab perkembangan selanjutnya.

• Penemuan ini terus dicoba hingga terdengar oleh Guglilmo Marconi. Ia pun menguji coba gelombang elektromagnetik tersebut dan ternyata bisa disalurkan hingga beberapa kilometer jauhnya. Marconi mencoba menawarkan ke Pemerintah Italia namun ditolak. Barulah ketika di Inggris penemuan ini diterima dan Marconi mendapat sejumlah dana. Pada tahun 1987 Marconi membangun wireless telegraf dan signal company yang menjadi perusahaan Radio pertama di dunia.

• Inovasi lainnya adalah suara manusia pertama lewat Radio di dunia. 24 Desember 1906 seorang operator Radio di sebuah kapal di Samudera Atlantik menerima suara seperti Violin yang diikuti ucapan "Selamat Hari Natal" ini adalah secara tidak sengaja merupakan cara menghantarkan suara musik yang pertama kali terdengar di Radio.

Sejak itu kehidupan manusia benar-benar berubah. Masyarakat bisa menerima berbagai kabar dan berita jarak jauh. Setelah itu teknologi tak bisa lagi dibendung hingga dimunculkan telepon genggam, satelit, dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan Indonesia?

Perkembangan Radio di Indonesia tidak terlepas dari masa penjajahan Jepang. Di era tersebut selama 3,5 tahun Indonesia dikuasai oleh Pemerintahan Asia Timur Raya Jepang. Selama masa penjajahan Radio siaran swasta milik jepang digunakan untuk propaganda perang. Tanggal 16 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat, kesempatan itu tidak disia-siakan oleh para pemuda. Pemuda menculik Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Pada pukul 10:00 pagi tanggal 17 Agustus 1945 atas nama bangsa Indonesia Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia lewat Radio. Tanggal 10 September 1945 para pimpinan Radio yang ada di seluruh Jawa, mengadakan pertemuan di Jakarta guna membahas organisasi Radio. Sehari sesudahnya tanggal 11 September 1945 disepakati untuk mendirikan organisasi Radio dan dijadikan sebagai Hari Radio Republik Indonesia. Setelah itu Republik Indonesia berdaulat untuk menetapkan dan memanfaatkan Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai perangkat perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Perkembangan Radio di Indonesia tidak dapat dibendung sampai kemudian berdiri radio-radio di masing-masing wilayah Indonesia termasuk radio swasta hingga sekarang.

Demikianlah catatan sejarah yang amat sangat menarik sampai kemudian Pemerintah Indonesia juga ikut serta dalam mengikuti program Hari Radio Sedunia yang diproklamirkan tanggal 13 Februari 2011 oleh Konferensi Umum ke-36 UNESCO. Lewat berbagai cara para pemangku kepentingan dan jawaban yang didapatkan adalah sebanyak 91% mendukung Hari Radio Sedunia.

UNESCO pada Desember 2012, lewat Majelis Umum PBB mengesahkan Hari Radio Sedunia hingga sekarang. Setiap tahun UNESCO menayangkan tema Hari Radio Sedunia.

Jakarta, 14 Februari 2022
Ishadi SK
Komisaris Transmedia

(mmu/mmu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT