Kolom

Kebijakan "Anti-bising" Anies Baswedan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 14:56 WIB
Komunitas sepeda road bike meminta dispensasi waktu tertentu untuk jenis road bike dapat menggunakan jalur kendaraan bermotor di Jalan Sudirman-Thamrin.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyentil pihak yang 'membocorkan' rencana kebijakan pengguna sepeda balap atau road bike di Jl Sudirman-Thamrin. Anies selalu ingin kebijakan pemerintah diumumkan saat final, sehingga tak ada kegaduhan saat pembahasan.

Kebijakan yang dimaksud adalah soal jam khusus road bike di luar jalur sepeda pada pukul 05.00-06.30 WIB. Anies tak menunjuk hidung pembocor, tapi kemungkinan besar yang dimaksud Anies adalah Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria (Ariza). Ariza pernah menjelaskan soal kebijakan itu saat wawancara dengan wartawan.

Bagi Anies, pejabat publik harus irit bicara soal rencana kebijakan. Harus normatif-normatif saja. Jangan sampai berbicara hingga teknis sebelum kebijakan resmi diumumkan. Sehingga, tak ada kegaduhan di masyarakat.

Anies memang pilah-pilih dalam berkomentar. Anies jarang berujar dan memberikan keterangan kepada media. Jika disimak, bisa dihitung berapa kali Anies berkomentar di media massa dalam sebulan.

Anies pernah berujar, dia membedakan mana suara mana bising --voice and noise. Dia akan berfokus pada suara bukan kebisingan.

Dari analogi itu, Anies telah membuat garis tegas. Apa saja yang perlu didengar dan mana yang perlu dibuang.

Melihat dari latar belakang, Anies adalah akademisi. Dalam penelitian, akademisi memilih narasumber yang dianggap berkompeten. Soal kebijakan jalur sepeda, mungkin Pemprov DKI telah mendapat masukan dari pegiat sepeda.

Pendapat-pendapat yang dianggap tidak perlu oleh Anies itulah yang disebut bising. Di zaman media sosial Anies mudah menemukan noise atau bising. Bising itu mengganggu telinga. Bahkan, bisa menyulut emosi yang tak perlu.

Kebisingan bisa mengganggu proses perumusan kebijakan. Membuat bingung tak hanya perumus kebijakan tapi juga masyarakat yang bakal menerima kebijakan.

Maka Anies perlu mengurangi bising. Caranya, tak perlu mengumbar proses diskusi kebijakan. Anies membatasi perdebatan gaya bebas di media sosial.

Arief Ikhsanudin jurnalis detikcom

Lihat juga Video: Langkah Serius Polisi Untuk Tilang Road Biker Nakal

[Gambas:Video 20detik]



(mmu/mmu)