Dari Musisi untuk Pandemi

Ishadi SK - detikNews
Minggu, 24 Mei 2020 13:03 WIB
ishadi sk
Ishadi SK (Ilustrasi: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Epidemi corona sedang melanda 200 negara di dunia. Di Indonesia semuanya berawal tatkala tanggal 2 Maret 2020 Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi 2 kasus positif pertama corona. Sejak itu bagaikan deret hitung jumlahnya nyaris tak terduga. Tanggal 20 Mei telah terdaftar 20.796 kasus dugaan terkena virus corona. Setiap orang, dipaksa untuk stay at home 24 jam tanpa kecuali.

Kantor nyaris kosong, karena semua pegawai negeri maupun swasta harus tinggal di rumah. Teknologi IT memungkinkan komunikasi tetap berjalan sehingga kegiatan birokrasi pemerintah maupun dunia usaha terus berlanjut lewat dialog dan diskusi HP maupun laptop. The show must go on, tidak boleh berhenti. Dalam konteks ini menarik melihat apa yang dilakukan para artis musik.

Catatan saya sebagai berikut, hampir seluruh artis papan atas menyanyi atau menciptakan lagu sendiri di rumah atau bersama tim lewat Zoom atau Google Meeting. Yang paling "gres" adalah grup musik Bimbo, Sam Bimbo membuat musik corona dan diperdengarkan perdana pada acara ILC tanggal 28 April 2020, di Youtube dan langsung viral.

Menyusul kemudian, SlanK merilis lagu Pahlawan Jalanan, dan akan ditayangkan di media sosial sampai dengan 30 Juni 2020, sekaligus mengumpulkan dana lewat kitabisa. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membuat parsel makanan senilai 100 ribu rupiah, yang secara khusus akan dibagikan kepada para pekerja harian yang kehilangan pekerjaannya.

Selanjutnya tanggal 21 Mei Slank merilis program "Karaoke Nasional sumbang+suara bareng Slank."

Kalian di rumah aja, biar kami yang mencari jalan
Hidup pantang menyerah, kerja keras jaga amanah
Walau gak punya uang, nggak pelit untuk menyumbang
Jarak tidak mengalahkan waktu

Tanggal 30 April malam, Indra Lesmana di Bali dan Dewa Bujana di Jakarta melakukan jam session berjudul Mostly Just Online. Sebelumnya, tanggal 6 April 2020, 16 musisi bergabung di berbagai tempat terpisah menyanyikan lagu Menjaga Dunia garapan d'Masiv, Anji (penyanyi band Drive), Judika, Titi DJ, Lala Karmella, Vidi Aldiano, Rizki Febian, Cita Citata, dengan iringan musik Ade dan Jeje "Govinda" dan Dimas Joy yang masing-masing melakukan recording di lokasi yang berbeda.

Untuk kemudian masing-masing musisi dan penyanyi mengirimkan lewat email kepada Ade yang bertindak sebagai dirijen untuk menyatukannya dalam sebuah lagu. Pengamat musik Stanley Tulung mengomentari gejala artis bermusik ceria di media online sebagai "jiwa seniman tidak bisa dikekang."

Himbauan "tetap di rumah saja" malah membikin mereka membuat lagu terkait pandemi Covid-19 antara lain pencipta lagu Stanley Canester membuat lagu bertema "di rumah saja". Sementara itu Indra Lesmana, Indro Harjolukito, dan Erwin Gutawa melakukan jam session di rumah masing-masing. Untuk kemudian ditayangkan bersama di media sosial.

Tidak hanya mereka yang selama ini berkecimpung di dunia musikal, namun juga Project Pop yang selama ini menciptakan lagu-lagu candaan. Kali ini mereka juga hadir dengan lagu parodi Gara-Gara Kahitna.

Bukan hanya musisi pop saja yang aktif di media daring, raja dangdut Rhoma Irama pun menciptakan lagu khusus berjudul Virus Corona. Rhoma Irama mengatakan semacam introspeksi untuk mengambil hikmah dari wabah pandemi yang sedang mendunia sekarang. Hanya dalam waktu 3 hari, video Rhoma Irama di media daring telah ditonton 1.5 juta kali di Youtube .

Tak tinggal diam, Judika tampil di Youtube dengan lagu Tersenyumlah Sobat dan langsung viral. Para artis ini bukan hanya sekedar menyanyi, tapi juga menggalang dana. Chicco Jericho awal April lewat Instagram mengumpulkan 9 juta rupiah dan terus menyanyi 95 hari ke depan. Audi Marissa bintang sinetron Anak Langit mengumpulkan dana dalam waktu singkat sebesar tiga belas juta rupiah. Sedangkan Utha Likumahua mengumpulkan empat juta rupiah.

Bicara soal pengumpulan dana, pastilah stasiun televisi berada di garis depan. Awalnya "Rossi" Kompas TV lewat intuisinya yang tajam menggaet sobatnya Didi Kempot dan pada tanggal 11 April 2020 membuat konser di dua tempat, Rossi di Jakarta sementara Didi Kempot dirumahnya di Solo. Program ini mencapai record penghasilan rupiah 7,6 miliar pada siaran dari jam 19.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB.

Tak mau kalah, stasiun TV Indosiar bersama dengan SCTV tanggal 10 Mei 2020 menyelenggarakan konser musik berjudul "Solidaritas Papan Atas" mengundang 300 artis mulai dari Iwan Fals, Rhoma Irama, Agnez Mo, Via Vallen, Zaskia Gotik. Selama 5 jam dari pukul 19.00 WIB hingga 24.00 WIB. Mereka berhasil mengumpulkan dana 12 miliar rupiah.

Tanggal 16 Mei 2020 Wishnutama Menteri Pariwisata menggelar konser "Solidaritas Jaga Indonesia" dengan 200 musisi papan atas dan menyumbang 5 miliar untuk dana korban Covid-19.

Berikutnya konser yang diprakarsai Ketua MPR Bambang Soesatyo, berbeda dengan tiga konser sebelumnya. Konser ini menghadirkan Presiden ke 5 Megawati Soekarnoputri, yang memberikan sambutan singkat. Sementara itu Ketua DPR, Ketua MA, Ketua DPA, Jaksa Agung, Panglima TNI dan Kapolri,bersama-sama mereka menyanyikan lagu Berkibarlah Benderaku (ciptaan Gombloh), dalam mozaik 12-14 tampilan gambar, dengan durasi 3-5 detik secara bergantian.

Di samping itu artis-artis lain direkam di rumah masing-masing. Puncaknya adalah ketika Bimbo yang di wakili Sam Bimbo, Iin Parlina, dan Acil Bimbo menyanyikan dua buah lagu lawas Tuhan dan Rindu Rasul. Puncak acaranya, lelang motor Listrik Merk Gesit Buatan Indonesia, menghasilkan 2,5 miliar yang dimenangkan oleh Pak Warren Tanoesudibjo. Pada akhir acara terkumpul dana 4,2 miliar rupiah yang akan dibagikan kepada para seniman dan masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Pada akhirnya catatan saya ini membuktikan bahwa artis-artis musik Indonesia tidak pernah berhenti, ketika terjadi pandemi corona mereka tetap kreatif bahkan menciptakan lagu-lagu bagus, meskipun di rumah saja serta menayangkan lagu mereka di media sosial dan menjadi viral di seluruh dunia. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir sehingga mereka bisa pentas lagi di forum yang lebih terbuka. Minal Aidin Wal Fa Idzin, Mohon Maaf Lahir Bahin.

Ishadi SK Transmedia

(mmu/mmu)