DetikNews
Kamis 09 Feb 2017, 13:18 WIB

Surat Terbuka Hantam Hoax

Ketua MPR Zulkifli Hasan: Hoax itu Lebih Sadis dari Pembunuhan

Zulkifli Hasan - detikNews
Ketua MPR Zulkifli Hasan: Hoax itu Lebih Sadis dari Pembunuhan Ketua MPR Zulkifli Hasan. Foto: Ketua MPR Zulkifli Hasan (Muchus-detikcom)
Jakarta - Saudara-saudara sebangsa dan setanah air

Negara ini dibentuk dari nilai-nilai Pancasila yang mengokohkan Indonesia menjadi tidak runtuh. Sehingga, menjadi negara yang lebih tangguh, dengan jiwa patriotisme yang tinggi. Munculnya keresahan sosial politik Indonesia yang terjadi saat ini harus segera disikapi dengan cara tidak saling provokasi dan tidak saling propaganda kepentingan kelompok.

Saat ini masyarakat, khususnya yang mengerti teknologi internet melihat kalangan tertentu saling menyerang opini, saling menyudutkan kebijakan lama dan baru, juga saling mengklaim kebenaran. Ini yang harus disadari dampaknya. Tidak hanya negara, tapi individu dan kelompok juga yang dirugikan.

Jika masalah itu terus terjadi, maka yang diuntungkan adalah opini media sosial yang tidak beraturan alias Hoax. Karena orang yang berada di belakang keresahan media sosial itu adalah mereka yang aspirasinya tersumbat. Mereka menganggap demo tak lagi menjadi sarana efektif untuk menyampaikan aspirasi.

Dan akhirnya, kalangan hoax ini menyalurkan kegelisahannya dengan menggalang opini di media sosial. Saling sahut dan menyahut, dan akhirnya menjadi blunder aspirasinya. Yang terjadi, saling lempar gosip yang tidak benar dengan menggunakan istilah 'kabarnya', 'isunya' dan lainnya dengan sumber tidak jelas.

Kenapa orang mempercayakan informasi kepada media sosial? Karena harusnya nilai-nilai luhur yang diajarkan, ini mulai tidak lagi diajarkan. Saya meminta, kita bersama-sama menghadirkan kebaikan dan kebenaran. Itu tugas kita semua untuk mendidik rakyat dengan baik.

Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air

Mempercayai berita bohong, apalagi yang mengandung fitnah adalah sikap yang keji. Oleh karenanya saya mengimbau masyarakat untuk melakukan kroscek kepada orang yang kredibel, jika menerima sebuah kabar hoax.

Fitnah itu lebih sadis dari pembunuhan. Oleh karena itu saya mengimbau juga kalau ada berita-berita yang terlalu ekstrem, harus di rekonfirmasi. Tanya kepada kenalan, tokoh terdekat atau bandingkan dengan media mainstream.




(erd/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed