Kemenangan tersebut tentu diraih dengan tidak mudah, bahkan kalau boleh dikatakan sangat sulit dan berat, karena pesaingnya dari Partai Republik, Mitt Romney adalah sangat popular dan kaya raya. Namun, berkat kerja keras dan tim yang solid, sehingga kunci kemenangan Obama, kalau bisa dirangkum, sebagai berikut:
1. Obama Mampu Meyakinkan Masyarakat Amerika bahwa Kondisi Ekonomi AS akan Lebih Baik di Bawah Kepemimpinannya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi kalau dibandingkan dengan suasana dan kondisi periode sebelumnya, Presiden George W Bush. Di mana terjadi pengangguran yang luar biasa, serta bankruptcy dan masalah mortgage yang sangat tinggi. Walaupun peningkatan tersebut, sangat lambat, tidak seperti harapan masyarakat pada ummumnya.
2. Obama Mampu Meyakinkan bahwa Pendidikan akan Lebih Baik
Selama 4 tahun periode pertama kepemimpinan Obama, sangat terlihat pemihakan yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, mulai tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar hingga universitas, demikian pula pendidikan informal, atau luar sekolah.
Pada tingkat pendidikan dasar, Obama memperlihatkan program yang real, mulai dalam konteks memberi motivasi berupa Obama Award, bagi siapa saja di seluruh penjuru negeri yang berprestasi, konsep go back to school, sampai pada tingkat tertinggi, memberikan biaya riset dan penelitian bagi seluruh universitas.
3. Jaminan Pelayanan Kesehatan
Obama sangat terkenal dengan reformasi kebijakan kesehatan Amerika yang diwujudkan dalam konteks ObamaCare. Dalam kebijakakan ObamaCare tersebut, mewajibkan seluruh warga negara AS, baik yang mampu, menenagah, maupun orang yang tidak mampu untuk memiliki asuransi kesehatan.
Kebijakan tersebut, dirasakan sangat berarti bagi masyarakat menengah ke bawah. Dan dikhawatirkan, kebijakan tersebut akan sirna, jika rival Obama yang berkuasa.
4. Kebijakan Perpajakan
Masyarakat Amerika sangat percaya, atas kebijakan perpajakan versi Obama. Yaitu akan memberlakukan peningkatan bayar pajak sesuai tingkat penghasilan. Artinya masyarakat yang memiliki kekayaan yang besar, akan membayar pajak yang lebih besar. Kebijakan ini sangat berlawanan dengan Republik, jika partai ini berkuasa.
5. Hubungan Internasional
Masyarakat Amerika telah sangat lelah melihat sikap pemerintahan di zaman Presiden Bush. Yaitu pemerintahan yang sangat suka mendukung perang internasional dan ekspansi kekuasaan secara jalur persenjataan.
Rakyat Amerika Serikat, sangat muak, menghambur-hamburkan uang untuk kepentingan perang, Afganistan, Irak dan lain-lainya. Sehingga, walaupun di zaman pemerintahan Obama periode pertama tidak terlalu sukses, namun kebijakan Obama yang menempuh jalur diplomatik dan cara-cara damai, dianggap lebih menguntungkan seluruh masyarkat AS. Demikian pula pada zaman periode pertama Obama, berhasil menaklukkan dan membunuh Osama Bin Laden, pemimpin besar teroris Al Qaeda.
6. Kebijakan Imigrasi
Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat merupakan negara imigran. Sangat banyak pendatang di negeri ini. Bahkan Amerika dianggap Dream of Imigran Country karena mayoritas penduduknya adalah pendatang, masyrakat asli hanya Suku Indian.
Apalagi di saat masa akhir kepemimpinan periode pertama, Obama mengeluarkan kebijakan. Yaitu suatu kebijakan pengampunan terhadap para imigran gelap, bagi anak-anak yang lahir ataupun yang besar di Amerika Serikat, mereka dapat bekerja secara formal, dan mendapatkan izin tinggal.
7. Dukungan Istri dan Keluarga
Dan yang paling penting, dukungan dari sang istri tercinta, first lady Michelle Obama, yang dalam pidato pengukuhan Obama sebagai calon presiden AS periode kedua. Michelle berpidato dengan sangat berkesan dalam mempromosikan sang suami.
Hal ini baik secara langsung, maupun tidak langsung, akan berpengaruh terhadap para pemilih, khususnya dari kaum wanita atau kaum ibu di Amerika Serikat.
Semua hal di atas menjadi kunci keberhasilan Obama dan masyarakat Amerika Serikat mempercayainya sebagai presiden untuk periode kedua. Selanjutnya dalam konteks Indonesia, kemenangan Obama baik secara langsung maupun tidak langsung, akan berpengaruh secara signifikan dalam menjalin kerjasama antara Indonesia dan Amerika.
Khusunya dalam bidang diplomatik, persenjataan, keuangan, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Hal ini diperkuat, karena Obama pernah tinggal dan bersekolah, serta besar di Jakarta, Ibu Kota Negara Indonesia. Demikian pula karena adanya ikatan cultural sejarah dan keluarga. Bahwa Obama memiliki ayah kedua di Indonesia.
Akhirnya, sebagai masyarakat Indonesia yang menetap di Negeri Paman Sam (Amerika Serikat), Kami mengucapkan Congratulations Mr President Obama, we believe you can guide us to make American Dream became reality.
*) Dr. Taruna Ikrar, Staf Akademik, University of California, Amerika Serikat. Sekarang tinggal di Kota Irvine, California.
(nwk/nwk)










































