Siapapun yang terpilih menunjukkan dirinya lebih diharapkan rakyat Indonesia untuk memimpin negara ini. Sehingga keberhasilan dipilih rakyat Indonesia menjadi Presiden merupakan suatu prestasi yang perlu diapresiasi.
Tak hanya sekali SBY terpilih menjadi Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. Dalam Pilpres 2009, SBY juga kembali terpilih untuk kedua kalinya sebagai Presiden. Ini jelas sebuah prestasi tersendiri, sehingga layak untuk diapresiasi. Karena bukan hal mudah bisa dipilih dua kali oleh mayoritas pemilih yang berjumlah 100-an juta lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, sungguh naif kalau penghargaan yang diberikan DPP KNPI kepada Presiden SBY dijadikan indikator mental Orde Baru yang melekat dalam tubuh KNPI. Justru penghargaan itu dimaksudkan untuk membangkitkan semangat para pemuda agar ikut menegakkan demokrasi.
KNPI merasa harus bertanggungjawab, agar bangsa Indonesia terbebas dari kekhawatiran terulangnya masa berlakunya demokrasi liberal yang berganti-ganti kabinet pengelola pemerintahan. Demokrasi bisa menghasilkan pemerintahan yang stabil, sepanjang rakyat dan elemen bangsa juga memberikan kontribusi yang proporsional.
Perlu ditegaskan dalam pandangan KNPI, untuk menjadi reformis tidak harus bersikap oposan terhadap pemerintah dan kebijakannya. Terhadap gagasan dan kebijakan yang bermanfaat harus didukung dan kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak tegas atau penyelesaian masalah yang tidak tuntas. Mudah-mudahan langkah KNPI bisa memberikan kontribusi bagi kelangsungan reformasi bangsa Indonesia.
*) Taufan EN Rotorasiko adalah Ketua Umum DPP KNPI. Kolom ini adalah tanggapan atas kolom berjudul 'KNPI Masih Bermental Orde Baru' yang ditulis Ardi Winangun, mantan aktivis HMI yang dimuat di detiknews.com, Senin(29/10/2012).
(nwk/nwk)











































