Kembalinya Keluarga Cendana ke Panggung Nasional
Bagikan opini, gagasan, atau sudut pandang Anda mengenai isu-isu terkini
Kirim Tulisan

Kembalinya Keluarga Cendana ke Panggung Nasional

Selasa, 13 Jul 2010 13:09 WIB
Catatan: Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan pandangan Redaksi detik.com
Kembalinya Keluarga Cendana ke Panggung Nasional
Jakarta - Setelah 'berpuasa' selama sekitar 12 tahun pasca reformasi, Keluarga Cendana sepertinya tidak mau lagi terus dipinggirkan. Keluarga Cendana mulai kembali bangkit. Mereka ingin menunjukan bahwa panggung politik dan panggung nasional juga pas dan layak bagi anak-anak mendiang Presiden terlama di negeri ini, Soeharto.

Mereka selama ini menepi, akibat desakan reformasi yang berhasil menggulingkan pemerintahan yang telah berkuasa selama 32 tahun di negeri ini. Tutut Soeharto sempat mencoba tampil dalam Pemilu 2004 lewat Partai Karya Pembangunan Bangsa (PKPB), namun itu hanya sesaat karena partai ini gagal meraih simpati dan mendapat dukungan rakyat. Namun sejak pertengahan 2009, keluarga Cendana memilih bergerak berbarengan dalam sejumlah manuver yang hasilnya kini mulai tampak.

Indikasi kembali bangkitnya Keluarga Cendana bisa dilihat dari Titiek Soeharto yang menjadi Wasekjen DPP Golkar. Tommy Soeharto juga sempat bertarung merebut kursi Golkar 1 di Munas Riau Januari lalu walaupun kalah. Kini giliran sang kakak, Tutut Soeharto yang berjuang keras mengambil alih lagi TPI sebagai media komunikasi publiknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak berhenti sampai di situ. Bangkitnya keluarga penguasa terlama di negeri ini, juga terlihat dari keseriusan Titiek Soeharto melawan mantan suaminya sendiri Prabowo Subianto dalam memperebutkan kursi Ketua Umum HKTI. Selain itu, ada juga desas-desus Tommy Soeharto mengincar kursi ketua MKGR setelah gagal merebut kursi Ketum Golkar.

Tinggal kita bayangkan saja. Jika Tommy berhasil menjadi Ketua Umum MKGR menggantikan Priyo Budi Santoso, Titiek bisa menjadi nahkoda ormas petani-nelayan terbesar di Indonesia, HKTI, dan Mbak Tutut berhasil mengambil kembali TPI yang pernah dibangunnya, maka ini menjadi jalan lapang Keluarga Cendana untuk kembali tampil di panggung politik nasional.

Tutut merebut TPI, Titiek merebut HKTI dan Tommy merebut MKGR. Nanti bisa ada kombinasi kekuatan berbasis massa dan kekuatan media dari Cendana. Dengan demikian, upaya menokohkan keluarga Cendana akan lebih mudah direkonstruksi oleh Tutut, jika dia berhasil menguasai TPI. Tutut bisa menumbuhkan lagi memori kolektif akan kesejahteraan rakyat kecil yang menjadi jargon Soeharto.

Kemudian, langkah menokohkan Tommy dan Titiek menjadi calon alternatif kepemimpinan nasional akan lebih mudah. Apalagi jika benar Tommy berhasil merebut kursi Ketua Umum MKGR dan Titiek juga bisa menjadi Ketua Umum HKTI menggantikan mantan suaminya Prabowo Subianto. Bukankan ini indikasi yang nyata bagi come back-nya Keluarga Cendana ke panggung nasional?Β 

*) Muhammad Nur Hayid adalah wartawan detikcom. Tulisan ini merupakan opini pribadi dan tidak mewakili pendapat perusahaan tempat penulis bekerja.


(yid/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads