Kantor ORI DIY Dilempari Batu Orang Tak Dikenal

Kantor ORI DIY Dilempari Batu Orang Tak Dikenal

Usman Hadi - detikNews
Minggu, 09 Jul 2017 09:40 WIB
Kantor ORI DIY Dilempari Batu Orang Tak Dikenal
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Yogyakarta - Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Jalan W Monginsidi No 20, Kota Yogyakarta, dilempari batu orang tak dikenal. Kaca depan kantor ORI DIY pecah dan tidak ada korban dalam peristiwa itu.

"Kejadiannya pagi ini sekitar jam 04.00 WIB," ungkap Kepala ORI perwakilan DIY, Budhi Masthuri saat dihubungi detik.com, Minggu (9/7/2017).

Menurut Budhi, waktu kejadian penjaga keamanan Kantor ORI perwakilan DIY sedang beristirahat di dalam kantor, sambil menonton televisi. Tahu-tahu dari arah luar muncul lemparan batu. Saat petugas keamanan membuka pintu, pelaku sudah tidak ada di tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada petugas keamanan yang berjaga. Waktu itu dia sedang istirahat di dalam, sambil nonton televisi. Jadi dia tidak mengetahui pelaku pelemparan, saat kondisi luar dicek sudah enggak ada orang," paparnya.

Ada dua batu yang dilempar sama pelaku. Namun Budhi belum bisa memastikan mereka mengendarai apa saat beraksi. "Ada dua batu ukurannya lumayan besar, ada dua titik kerusakan kaca kantor bagian depan," lugasnya.

ORI perwakilan DIY sendiri disebut Budhi baru pertama kali ini diserang orang tak dikenal. Sebelum kejadian juga tidak ada ancaman yang dilayangkan ke mereka.

"Kalau ORI DIY sekedar menerima ancaman ada, sudah sering seperti itu. Tapi yang sampai penyerangan seperti sekarang baru pertama kali ini, sebelum-sebelumnya belum pernah terjadi," akunya.

"Sebelum pelemparan ini, kami tidak mendapat ancaman apapun," imbuhnya.

Oleh sebab itu Budhi tidak berani menduga pelaku pelemparan berkaitan dengan kasus yang mereka tangani. Cuma dia yakin pelaku dengan sengaja menyerang Kantor ORI perwakilan DIY.

"Kami belum bisa memastikan apakah pelaku berkaitan sama kasus yang kami tangani. Tapi saya yakin sekali pelaku pelemparan ini sengaja. Buktinya batu yang dipakai melempar besar-besar," pungkasnya. (bgs/bgs)


Berita Terkait