DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 14:52 WIB

Kisah Bule Prancis Pakai Kayak Bersihkan Sampah Citarum

Wisma Putra - detikNews
Kisah Bule Prancis Pakai Kayak Bersihkan Sampah Citarum Gary Bencheghib (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - Gary Bencheghib semringah saat meladeni wawancara dengan awak media yang hadir di Situ Cisanti Bandung. Pemuda berusia 23 tahun ini berkisah soal memfilmkan kotornya Sungai Citarum yang tergenang ragam sampah. Videonya tersebut viral di media sosial (medsos).

Bule asal Prancis itu sengaja datang ke acara 'Citarum Harum' di Situ Cisanti, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/2/2018). Gary berkesempatan bertatap muka dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di lokasi kegiatan. Bahkan Gary membuat vlog bareng Jokowi.


Gary dan kakaknya, Sam Bencheghib, menginisiasi gerakan bernama Make A Change World. Mereka membuat kayak terbuat dari bahan botol-botol plastik bekas lalu mengarungi sungai. Pada 2017, kedua pemuda yang tumbuh besar di Bali ini merekam kondisi aliran Sungai Citarum yang disesaki sampah plastik.

"Saya (pernah) menyusuri Sungai Citarum bersama kakak saya menggunakan perahu dari 300 botol plastik. Kita naik dari Majalaya, sampai Bekasi selama dua Minggu, buat film dan edukasi," kata Gary.

Selama 10 tahun tinggal di Indonesia, ia sangat miris melihat kotornya sungai terbesar di Jawa Barat itu. Apalagi, sambung Gary, Citarum termasuk sungai kotor di dunia.

Melihat kondisi tersebut, Gary dan Sam membuat film pendek berjudul 'The Most Polluted River in The World on Plastic Bottles Kayaks'. Tujuannya untuk memperlihatkan kondisi lingkungan Citarum yang tercemar kepada publik.

"Film di Facebook viral banget, lebih dari tiga juta orang yang lihat," tutur Gary.

Dia mengaku ide film tersebut tercetus saat melihat banyak sampah di laut. "Semua sampah, 90 persen dari sungai. Kalau sungai bersih, lautnya lebih enak, lebih bersih," kata Gary yang sudah 10 tahun tinggal di Bali.

Baca juga: 2 Bule Bersihkan Sampah Citarum Pakai Kayak dari Botol Plastik

Sejak dua minggu video itu muncul, Gary mengaku bertemu Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) R Sudirman. "Dia mau bersihkan," ucap Gary.

Waktu bergulir. Sejak prajurit TNI dari Kodam III Siliwangi diterjunkan, kini Citarum sudah lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Hal tersebut diamini Gary.

"Sudah bagus, saya ikut kegiatan TNI di Bojongsoang. Sedimen sudah dibersihkan, juga (membersihkan) plastik dan limbah industri," kata Gary.

Dia menyebut keadaan Citarum saat ini jauh berbeda dibandingkan waktu membikin film pendek. "(waktu itu) kotor banget, sampah plastik, air limbah dari industri banyak ada merah, hijau, biru. Kakak saya jatuh gatal-gatal," ujarnya.

Sebelum ekspedisi menyusuri Citarum, Gary pernah mengarungi Sungai Mississippi dan dua sungai lainnya di Amerika. "Citarum lebih kotor, kita bisa lihat sampah dan air limbahnya. Dari satu hingga sepuluh (tingkat kekotoran), posisinya sepuluh. Sekarang mungkin lebih bersih. Kalau bisa bikin bersih sungai yang kotor di dunia itu positif banyak, nih bagus dan lebih sehat," tutur Gary.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed