Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan diatur segera. Hal ini menegaskan komitmen diplomatik Trump dalam upaya mengakhiri perang antara Moskow dan Kyiv, yang memasuki tahun kelima.
"Akan ada pertemuan yang diatur segera, dan saya pikir kemajuan besar bisa dicapai," kata Trump saat berbicara kepada wartawan, seperti dilansir AFP, Rabu (28/10/2026).
Presiden AS itu tidak menjelaskan lebih lanjut soal potensi lokasi pertemuan Putin dan Zelensky.
Namun sebelumnya, Zelensky mengatakan bahwa pertemuan trilateral antara Ukraina, Rusia, dan AS akan berlangsung pada November mendatang, dengan tujuan menghidupkan kembali perundingan damai yang sempat terhenti.
Kremlin, secara terpisah, mengatakan bahwa pertemuan ketiga negara itu direncanakan berlangsung di Uni Emirat Arab pada November.
Potensi pertemuan penting ini mencuat setelah Putin, yang memerintahkan invasi militer ke Ukraina pada Februari 2022, secara konsisten menolak untuk melakukan pembicaraan tatap muka dengan Zelensky. Pemimpin Rusia itu juga menegaskan niatnya untuk menguasai sisa wilayah timur Ukraina.
Trump kembali berkuasa pada Januari 2025 lalu, dengan janji untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam waktu 24 jam. Namun, perundingan yang dimediasi AS selama lebih dari setahun gagal membuahkan terobosan.
Beberapa waktu terakhir, Trump kembali mengalihkan fokus dari Ukraina ke Putin, dengan menggembar-gemborkan apa yang disebutnya sebagai kesepakatan bagi Rusia untuk menjual diesel dan menurunkan harga, yang sebelumnya melonjak akibat perang yang dia kobarkan dengan Iran.
(nvc/dhn)