Tentang Mao Zedong yang Sampai Bikin Mbappe Minta Maaf

Tentang Mao Zedong yang Sampai Bikin Mbappe Minta Maaf

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 28 Okt 2026 11:35 WIB
Mao Zedong
Foto: Tokoh revolusiner China, Mao Zedong (Dok. Alamy/Legion Media via rbth.com)
Jakarta -

Kylian Mbappe menjadi musuh bersama rakyat China gara-gara meledek tokoh revolusioner China, Mao Zedong. Mao dikenal sebagai bapak pendiri Republik Rakyat China yang sangat dihormati.

Dikutip dari laman Perpustakaan Universitas Peking, Mao Zedong lahir di desa Shaoshan, Kabupaten Xiangtan, Provinsi Hunan, Tiongkok, pada tanggal 26 Desember 1893. Ia memiliki nama lain Run Zhi. Mao dikenal sebagai tokoh revolusioner dan bapak pendiri Republik Rakyat China.

Mao lulus dari Hunan First Normal College pada Juli 1918. Pada musim gugur tahun yang sama, ia bekerja sebagai pustakawan di Universitas Peking sambil mengikuti beberapa mata kuliah di universitas tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dari sini, Mao kemudian mulai bersentuhan dengan paham Marxisme-Leninisme. Paham ini ia pelajari dari bimbingan Kepala Pustakawan Universitas Peking, Li Dazhao.

Mao juga dipengaruhi secara khusus oleh Gerakan Empat Mei (May Fourth Movement) pada tahun 1919. Ia aktif menyebarkan ajaran Marxisme dan menjadi salah satu anggota pendiri Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC).

Pada tahun 1921, Mao hadir mewakili Partai Komunis Hunan dalam Kongres Nasional Pertama Partai Komunis China.

Setelah Partai Komunis berdiri, ia memegang berbagai posisi kunci, antara lain sebagai anggota Komite Sentral CPC, Ketua Komite Sentral CPC, Ketua Komisi Militer Sentral, hingga Ketua/Presiden China.

Mao mencurahkan seluruh hidupnya bagi pembentukan dan pengembangan Komunisme China, perjuangan pembebasan rakyat Tiongkok, berdirinya Republik Rakyat China, serta perjuangan sosialis. Karya Mao telah dihimpun dan disunting dalam buku Collected Works of Mao Tse-tung.

Mao meninggal pada 9 September 1976 di Beijing. Ia meninggal pada usia 82 tahun.

Mbappe Dihujat Karena Ledek Mao

Sebelumnya, Mbappe kedapatan meledek Mao Zedong, tokoh revolusioner dan pendiri negara China, dalam sebuah video tanya jawab singkat. Ia mengatakannya saat disinggung soal meme favoritnya.

Mbappe, yang belakangan diledek berlagak bak diktator di Real Madrid, langsung menyebut Mao Zedong. Eks penyerang Paris Saint-Germain itu juga mengaku kerap menggunakan meme Mao Zedong-nya sebagai candaan dengan rekan-rekannya.

Aksi Mbappe itu rupanya terdengar sampai Negeri Tirai Bambu dan membuat gaduh. Sampai-sampai dua brand besar memutus kerja sama dengan Mbappe, yakni Dongpeng dan Mengniu.

Mereka menilai Mbappe sudah menghina Mao Zedong yang berjasa besar membentuk Republik Rakyat China, hingga bisa menjadi salah satu negara superpower di dunia.

Tak cuma dua brand itu, pemerintah China lewat Kementerian Luar Negeri juga menyayangkan pernyataan Mbappe itu. Alhasil, Mbappe buru-buru meminta maaf atas pernyataannya itu sekaligus menegaskan tidak ada maksud untuk melecehkan Mao.

"Dalam wawancara baru-baru ini, saya menanggapi sebuah gambar tentang diri saya," kata Mbappe dalam pernyataan resmi

"Komentar saya kurang tepat, dan sekarang saya mengerti bahwa itu menyakiti banyak orang di China dan juga komunitas Tionghoa di seluruh dunia."

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya."

Tonton juga video "Mbappe Diputus Kontrak 2 Brand China gegara Candaan Mao Zedong"

Halaman 2 dari 2
(rdp/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini