Pengadilan di Provinsi Gansu, China, menjatuhkan hukuman berat kepada enam orang karena memproduksi dan menjual makanan beracun dan berbahaya hingga menyebabkan keracunan pada 247 anak prasekolah di sebuah taman kanak-kanak di Kota Tianshui. Penanggung jawab atau Person in charge (PIC) di taman kanak-kanak tersebut dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Dilansir Xinhua, Rabu (21/10/2026), Li Huifang, penanggung jawab Taman Kanak-Kanak Heshi Peixin di Distrik Maiji, bersama dengan kepala sekolah eksekutif Zhu Jinglin, dinyatakan bersalah memerintahkan dan mengatur penambahan bahan beracun ke dalam makanan yang disajikan kepada anak-anak dan staf. Bahan itu ditambahkan dengan tujuan membuat makanan tersebut tampak lebih berwarna dan menarik untuk keperluan pemasaran.
Berdasarkan putusan Pengadilan Rakyat Menengah Kota Lanzhou, Li dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dicabut hak-hak politiknya seumur hidup, serta harta benda pribadinya senilai CNY 500.000 (sekitar Rp 1,3 miliar) disita. Sementara, Zhu dijatuhi hukuman 15 tahun penjara dan denda sebesar CNY 300.000 (sekitar Rp 812 juta).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat pekerja dapur dijatuhi hukuman penjara antara enam hingga delapan tahun, disertai denda, karena telah melaksanakan perintah tersebut. Menurut laporan investigasi tingkat provinsi yang dirilis pada Juli 2025, kudapan tersebut telah disajikan kepada anak-anak dan staf setiap bulan sejak Mei 2024.
Dari 251 anak yang diperiksa, 247 di antaranya memiliki kadar timbal dalam darah yang tidak normal. Seluruh 247 anak tersebut mendapatkan perawatan di rumah sakit atau intervensi nutrisi di rumah.
Hingga 20 Juli 2025, sebagian besar anak yang terdampak telah menyelesaikan rangkaian pengobatan pertama mereka dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Evaluasi klinis oleh para ahli menunjukkan penurunan rata-rata kadar timbal dalam darah sebesar 40,21% setelah menjalani pengobatan, yang berarti target terapi yang ditetapkan telah tercapai.
Berdasarkan laporan investigasi bulan Juli tersebut, otoritas disipliner tingkat provinsi telah memeriksa 10 pejabat setempat, termasuk direktur komisi kesehatan provinsi dan para pemimpin Kota Tianshui. Pemerintah Provinsi Gansu telah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi perawatan medis anak-anak tersebut.
Lihat juga Video 'Heboh Dugaan Keracunan Massal Usai Santap Menu MBG di 3 Sekolah Cirebon':










































