Panas Lagi! Ukraina Serang Mobil Jenazah, Rusia Balas Bombardir Taman

Panas Lagi! Ukraina Serang Mobil Jenazah, Rusia Balas Bombardir Taman

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 20 Okt 2026 00:18 WIB
A rescuer works to deal with the aftermath of a Russian glide bomb strike on a multi-storey residential building in Kharkiv, Ukraine, on September 28, 2026. Russian forces launched glide bomb strikes on the Kyivskyi and Saltivskyi districts of Kharki
Foto: Ilustrasi dampak serangan Rusia dan Ukraina (NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Konflik antara Rusia dan Ukraina terus memanas. Kedua negara terlibat saling serang satu sama lain hingga jatuh korban jiwa.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/10/2026), Ukarina melancarkan serangan ke wilayah Lugansk timur yang diduduki Rusia. Tiga orang tewas ketika serangan Ukraina menghantam sebuah mobil jenazah.

"Serangan Ukraina menargetkan kendaraan rumah duka yang sedang mengangkut jenazah. Serangan ini merenggut nyawa tiga orang," kata pemimpin wilayah tersebut, Leonid Pasechnik melalui Telegram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak tinggal diam, Rusia juga melancarkan serangan nirawak (drone) ke sebuah taman di wilayah Kharkiv, timur laut Ukraina. Serangan ini menewaskan enam orang, termasuk anak-anak.

ADVERTISEMENT

Gubernur wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov, menyatakan bahwa korban tewas dalam serangan di Nova Vodolaga tersebut mencakup tiga anak-anak. Sementara, 14 orang lainnya mengalami luka-luka.

Tujuh dari korban luka merupakan anak-anak. Dia menambahkan bahwa sebuah kafe juga mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Synegubov mengecam peristiwa itu sebagai tindakan terorisme lainnya oleh Federasi Rusia.

"Menyesalkan bahwa musuh menyerang taman rekreasi di siang bolong, padahal tahu betul bahwa sama sekali tidak ada infrastruktur militer di sana," kata dia.

Kepolisian wilayah Kharkiv mengonfirmasi bahwa dua wanita dan seorang bayi yang berada di dalam kereta bayi (stroller) termasuk di antara korban tewas. Mereka juga mengunggah gambar-gambar yang memperlihatkan kereta bayi yang hangus terbakar, fasilitas arena bermain anak yang rusak, serta bangunan kayu yang roboh.

"Serangan yang mengerikan di wilayah Kharkiv. Para penjajah menggunakan drone untuk menyerang taman kota Nova Vodolaga pada saat ada banyak orang di sana, termasuk keluarga yang membawa anak-anak," ungkap pihak kepolisian.

(wnv/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini