Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Uni Emirat Arab (UEA) merilis peringatan keamanan terbaru, yang isinya mengimbau setiap warga negara AS di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan.
Peringatan keamanan ini dirilis AS di tengah situasi keamanan yang kompleks di kawasan tersebut, saat perang yang berkecamuk melawan Iran belum juga usai.
Peringatan keamanan yang dirilis Kedubes AS itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (19/10/2026), menyoroti potensi pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, dan gangguan perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan dalam peringatan keamanan itu bahwa kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman dan didukung Iran, telah melancarkan rentetan serangan terhadap Saudi, termasuk terhadap bandara-bandara sipil dan infrastruktur penting lainnya.
Serangan-serangan Houthi itu memakan korban jiwa dari kalangan sipil, dan memicu gangguan penerbangan yang parah.
Dalam imbauannya, Kedubes AS memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat terjadi secara cepat hingga ke luar wilayah.
"Permusuhan ini berpotensi meningkat dengan cepat di luar kawasan tersebut," sebut Kedubes AS dalam imbauannya.
Kedubes AS mendesak setiap warga negara Amerika yang bepergian dari atau ke Timur Tengah untuk terus memantau operasional bandara dan maskapai penerbangan, juga mempersiapkan rencana darurat sejak diri.
"Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran mungkin menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri, atau lokasi-lokasi yang terkait Amerika Serikat dan warga Amerika di seluruh dunia, termasuk bisnis AS dan berbagai institusi lainnya," demikian imbauan Kedubes AS untuk warganya di Timur Tengah.
Lihat juga Video Warga AS: Kami Marah Trump Serang Iran, Takut Perang Dunia III










































