Banjir bandang kembali menerjang Nepal. Banjir bandang besar terjadi usai tanah longsor menutup aliran Sungai Budhi Gandaki.
Dilansir Reuters, Minggu (11/10/2026), otoritas Nepal mengimbau penduduk desa di sekitar wilayah yang diterjang banjir bandang segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman. Banjir di Sungai Budhi Gandaki itu menghanyutkan beberapa rumah dan infrastruktur lain.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa. Video yang beredar secara daring menunjukkan aliran air membawa lumpur menghantam bangunan yang berada di pinggir sungai.
Air dan lumpur tebal itu terus melaju mengikuti aliran sungai yang terletak di antara bukit-bukit tinggi. Banjir bandang itu disebut berawal dari tanah longsor di Desa Chumnubri, distrik Gorkha yang terletak sekitar 100 Km di sebelah barat Kathmandu.
Budhi Gandaki sendiri merupakan anak sungai dari Sungai Trishuli. Lokasinya berada di hilir dari anak sungai lain tempat runtuhnya gletser memicu banjir dahsyat pada bulan Agustus lalu yang menewaskan 1.457 orang, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang.
"Kami telah meminta penduduk desa yang tinggal di sepanjang bantaran sungai di bagian hilir untuk mengungsi dan menjaga keselamatan diri," ujar pejabat birokrasi tertinggi di distrik Gorkha, Dharmendra Kumar Mishra.
Mishra mengatakan sekitar belasan rumah dan dua jembatan gantung telah hanyut. Kamp proyek pembangkit listrik tenaga air juga mengalami kerusakan akibat banjir tersebut.
Sungai yang meluap dan membawa lumpur pekat itu terus meninggi dan menghanyutkan jembatan yang menghubungkan Gorkha dengan distrik tetangga, Dhading.
"Pihak militer mengevakuasi enam orang dari Jagat yang terancam bahaya tanah longsor," ujar Perdana Menteri Balendra Shah dalam sebuah unggahan di media sosial.
Sebanyak 18 pekerja lainnya di proyek pembangkit listrik tenaga air yang kampnya rusak akibat banjir berhasil menyelamatkan diri. Otoritas bencana nasional Nepal telah memberikan peringatan kepada warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai di distrik Gorkha, Tanahun, Chitwan, Nawalparasi Timur, dan Nawalparasi Barat mengenai banjir tersebut.
Para pejabat mengatakan personel penyelamat dari militer dan polisi telah tiba di lokasi dan juga sedang memantau situasi dari helikopter.
Lihat juga Video Detik-detik Banjir Bandang di Nepal Hancurkan Jembatan-Rumah
(maa/haf)