Kuwait mengecam keras serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh yang menewaskan 12 orang. Kuwait menilai Houthi keji dan pengecut.
Dilansir Al-Jazeera, Minggu (11/10/2026), Kementerian Luar Negeri Kuwait menyatakan "serangan tersebut keji dan pengecut".
Selain itu, Kuwait menyebutnya sebagai "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional".
"Berulangnya tindakan permusuhan sistematis yang menyasar fasilitas sipil dan infrastruktur vital ini merupakan eskalasi yang berbahaya," lanjutnya.
Kementerian tersebut menegaskan kembali "solidaritas penuh" dengan Arab Saudi dan menyatakan dukungannya terhadap segala langkah yang diambil Riyadh untuk "menjaga keamanan dan stabilitasnya serta melindungi warga negara dan penduduk di wilayahnya".
"Kementerian menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya dan mengambil sikap tegas terhadap serangan-serangan yang terus berulang ini, demi memastikan perlindungan fasilitas sipil dan infrastruktur penerbangan sipil, mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan, serta menjamin agar para pelakunya tidak lolos dari hukuman," tambah pernyataan tersebut.
Lihat juga Video Houthi Serang Bandara Riyadh: 12 Orang Tewas-309 Luka
(rdp/knv)