Layanan penyelamatan pertahanan sipil Gaza menyatakan bahwa tujuh orang tewas dalam rangkaian serangan oleh Israel sepanjang hari. Sementara militer Israel menyebut tiga di antara korban tersebut sebagai "anggota militer".
Dilansir AFP, Jumat (9/10/2026), dua orang tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) yang menyasar sebuah mobil. Sementara satu orang lainnya tewas dalam serangan drone terhadap sebuah tenda di kamp pengungsian, menurut keterangan layanan penyelamatan dan Rumah Sakit al-Shifa.
"Dua orang, seorang wanita dan seorang anak, tewas dan sejumlah lainnya terluka ketika pesawat Israel membom sebuah bangunan tempat tinggal di Kota Gaza," demikian pernyataan pertahanan sipil Gaza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang wanita juga tewas akibat tembakan artileri di Kota Gaza. Hal itu menurut laporan pejabat kesehatan.
Pihak pertahanan sipil melaporkan bahwa "satu orang tewas akibat serangan Israel di sebelah tenggara Deir al-Balah, wilayah tengah Gaza."
Militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa ketiga orang yang menjadi target tersebut adalah "anggota militer dari organisasi teroris."
Saat dihubungi AFP, militer Israel menyatakan sedang memeriksa laporan mengenai empat korban lainnya.
Pada hari Kamis, Hamas membantah klaim Israel yang menyebutkan bahwa mereka menggunakan rumah sakit di Gaza untuk kegiatan militer, menyusul pernyataan militer Israel pada hari Rabu bahwa militan "melancarkan serangan dari dalam rumah sakit (Kamal Adwan)" di Gaza utara.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas menyebut tuduhan tersebut sebagai "hasutan kriminal."
Serangan militer Israel terhadap kelompok Islamis tersebut telah menyebabkan hampir seluruh penduduk Gaza mengungsi dan menewaskan lebih dari 74.200 orang, menurut kementerian kesehatan Gaza-yang berada di bawah otoritas Hamas dan datanya dianggap dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Data tersebut tidak membedakan antara militan dan warga sipil. Menurut kementerian tersebut, sejak gencatan senjata diumumkan pada bulan Oktober tahun lalu, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 1.450 orang di Gaza.
Militer Israel telah mengumumkan kematian lima tentara dan satu kontraktor sipil dalam periode yang sama.
(lir/lir)









































