Pemangku Sultan Negeri Johor, Malaysia, Tunku Mahkota Ismail memerintahkan penutupan seluruh sekolah di Negeri Johor selama dua hari, 8-9 Oktober. Kebijakan itu berkaitan dengan kondisi kabut asap dan memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut.
"Menindaklanjuti perintah Duli Yang Amat Mulia Tunku Mahkota Ismail, Pemangku Sultan Johor, agar seluruh sekolah di Negara Bagian Johor ditutup menyusul kondisi kabut asap dan memburuknya kualitas udara yang sedang terjadi. Sehubungan dengan itu, seluruh sekolah di Negara Bagian Johor akan ditutup selama dua hari pada 8 dan 9 Oktober 2026 sebagai langkah pencegahan demi menjaga keselamatan dan kesehatan siswa," tulis keterangan Departemen Pendidikan Negeri Johor, dilansir Antara, Rabu (7/10/2026).
Departemen Pendidikan Johor memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung selama penutupan itu. Kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan dari rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, bagi sekolah berasrama, izin untuk pulang akan ditentukan oleh kepala sekolah berdasarkan penilaian risiko terkini serta dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesejahteraan siswa.
Adapun berdasarkan pertimbangan Menteri Pendidikan Malaysia, guru dan staf sekolah juga diperbolehkan bekerja dari rumah selama masa penutupan.
Departemen Pendidikan Negeri Johor juga mengimbau orang tua dan wali untuk terus memantau kondisi kesehatan anak-anak, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta segera mendapatkan perawatan apabila mengalami gejala seperti batuk, sakit tenggorokan, atau sesak napas.
Lihat Video 'Menara Petronas Berselimut Kabut Asap Karhutla, Udara KL Berpolusi Tinggi':
(aik/eva)









































