Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi di Dekat Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi di Dekat Riyadh

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB
Ilustrasi -- Momen petempur Houthi di Yaman meluncurkan rudal (dok. via REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTER)
Ilustrasi -- Momen petempur Houthi di Yaman meluncurkan rudal (dok. via REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTER)
Riyadh -

Koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan pasukannya telah menembak jatuh sejumlah rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman, ke wilayah negara tersebut. Salah satu rudal Houthi itu berhasil dicegat di dekat Riyadh, ibu kota Saudi.

Rentetan serangan Houthi melanda wilayah Saudi, saat kelompok yang didukung Iran itu juga sedang terlibat pertempuran melawan pasukan pemerintah Yaman. Pekan ini, pasukan pemerintah Yaman melancarkan operasi militer yang bertujuan merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi.

Operasi itu mendapat dukungan Saudi, yang memberikan bantuan melalui serangan-serangan udara terhadap target-target Houthi di Yaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki, seperti dilansir AFP, Rabu (7/10/2026), mengatakan bahwa pasukannya telah "mencegat dan menghancurkan" sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh Houthi ke arah kota Khamis Mushait di wilayah barat daya Saudi. Area itu menjadi lokasi sebuah pangkalan udara Saudi.

ADVERTISEMENT

Al-Maliki juga melaporkan bahwa sebuah rudal lainnya ditembak jatuh ke sebelah utara Riyadh pada Rabu (7/10).

"Sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi ke arah utara Riyadh berhasil dicegat dan dihancurkan," sebut Al-Maliki dalam pernyataan via media sosial X.

Houthi, dalam pernyataannya, mengklaim telah menyerang beberapa bandara di Saudi, termasuk di Riyadh. Sedangkan kantor berita pemerintah Yaman, Saba, melaporkan adanya serangan rudal dan drone yang menargetkan Bandara Aden di Yaman.

Houthi Bantah Dipukul Mundur Pasukan Pemerintah Yaman

Rentetan serangan itu terjadi di tengah bantahan Houthi soal mereka dipukul mundur oleh pasukan pemerintah Yaman. Diklaim oleh pasukan pemerintah Yaman pada Senin (5/10) bahwa mereka telah mengusir Houthi dari wilayah sekitar Selat Bab al-Mandeb, jalur pelayaran vital di Laut Merah, dan kota pelabuhan Mocha.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan bahwa kelompoknya masih menguasai seluruh wilayah pesisir Yaman di sepanjang Laut Merah yang direbut bulan lalu. Saree menegaskan bahwa para petempur Houthi "memiliki kendali penuh atas seluruh wilayah yang berhasil mereka kuasai di lapangan".

Diumumkan juga oleh Saree bahwa Houthi telah melancarkan puluhan serangan dalam beberapa jam terakhir yang menargetkan pasukan pemerintah Yaman di area Al-Jawf dan Marib, juga area Taiz.

Dia mengklaim bahwa pasukan Houthi berhasil memukul mundur pasukan pemerintah Yaman "saat mereka berupaya bergerak maju menuju posisi pasukan kami di barat daya Al-Waziya" -- lokasi strategis untuk mengamankan Selat Bab al-Mandeb, yang merupakan gerbang masuk bagian selatan Laut Merah.

Saree juga mengklaim bahwa serangan drone Houthi terhadap Bandara Internasional Riyadh, juga serangan rudal dan drone terhadap Bandara Abha dan Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait, telah "mengenai sasaran secara akurat".

Klaim dari kedua pihak dalam konflik Yaman sulit diverifikasi secara indepenan, karena situasi di lapangan yang berubah cepat dan sulitnya akses bagi para jurnalis.

Konflik Yaman kembali berkobar pada Juli, setelah mereda selama bertahun-tahun menyusul kesepakatan gencatan senjata pada tahun 2022 lalu. Kembalinya pertempuran di Yaman juga semakin memperparah perang yang meluas di kawasan Timur Tengah, yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Sumber-sumber dari kedua pihak mengatakan kepada AFP bahwa pertempuran di berbagai wilayah Yaman telah menewaskan total lebih dari 270 tentara pemerintah dan petempur Houthi dalam kurun waktu satu hari terakhir.

Lihat juga Video Kerajaan Arab Saudi Dukung Penuh Pemerintah Yaman Perangi Houthi

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini