Otoritas Inggris mengancam akan mengusir 27 diplomat Israel, jika Tel Aviv tidak membatalkan keputusan untuk menutup paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur. Koalisi pimpinan Arab Saudi mengerahkan sedikitnya 100 jet tempur dalam operasi militer melawan kelompok Houthi di Yaman.
Peringatan dan ancaman itu menyusul langkah Israel menutup Konsulat Jenderal Inggris di Yerusalem Timur, untuk merespons langkah London melarang perdagangan barang-barang dari permukiman-permukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
Sementara itu, Saudi mengklaim ratusan target terkait Houthi di Yaman telah dihancurkan, termasuk gudang yang menyimpan puluhan rudal balistik.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (6/10/2026):
- Warga AS di Arab Saudi Diimbau Waspada Risiko Serangan Rudal dan Drone
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Arab Saudi mengimbau warga negara Amerika di negara tersebut untuk tetap "waspada" terhadap situasi keamanan terkini. Setiap warga negara AS diminta untuk mewaspadai potensi serangan rudal atau drone terhadap negara Timur Tengah tersebut.
Imbauan terbaru itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026), disampaikan dalam peringatan keamanan yang dirilis oleh Kedutaan Besar AS di Saudi pada Senin (5/10) waktu setempat, lewat situs resminya.
Otoritas Kedutaan Besar dan Konsulat AS di negara itu meminta setiap warga negara AS untuk mematuhi panduan yang disampaikan melalui peringatan nasional dan Badan Pertahanan Sipil Saudi.
- Konjen Yerusalem Ditutup Paksa, Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel
Ketegangan antara Inggris dan Israel semakin meningkat. Otoritas London memperingatkan Tel Aviv bahwa mereka akan mengusir 27 diplomat Israel dari wilayah Inggris, jika otoritas Israel tidak membatalkan keputusan untuk menutup paksa Konsulat Jenderal (Konjen) Inggris di Yerusalem Timur.
Peringatan dan ancaman itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026), disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Israel, Simon Walters, dalam sebuah pesan kepada para pejabat Israel.
Situs berita Israel, Ynetnews, mengungkapkan isi pesan Duta Besar Inggris untuk pejabat Israel tersebut dalam laporannya pada Senin (5/10) waktu setempat.
(nvc/nvc)