Flydubai ke Israel Hampir Dibajak, Ini Detik-detik Pilot Ditikam Kopilot

Flydubai ke Israel Hampir Dibajak, Ini Detik-detik Pilot Ditikam Kopilot

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 01 Okt 2026 11:04 WIB
Pesawat yang membawa para penumpang flydubai yang nyaris dibajak , tiba di Bandara Ben Gurion, Israel (REUTERS/Ammar Awad)
Pesawat yang membawa para penumpang flydubai yang nyaris dibajak , tiba di Bandara Ben Gurion, Israel (REUTERS/Ammar Awad)
Tel Aviv -

Upaya pembajakan pesawat maskapai flydubai tujuan Israel diwarnai aksi penikaman oleh kopilot terhadap kapten pilot penerbangan tersebut.

Pilot yang diidentifikasi sebagai Smit Machchhar asal India itu berhasil membuka pintu kokpit dari dalam, dalam kondisi terluka, yang memungkinkan para penumpang dan awak untuk melumpuhkan sang kopilot.

Insiden yang sempat memicu kekhawatiran global ini, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (1/10/2026), berawal ketika Machchhar tiba-tiba ditikam oleh kopilot yang menerbangkan pesawat bersamanya pada Rabu (30/9) waktu setempat. Identitas dan status kewarganegaraan kopilot itu belum diungkap ke publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergumulan antara pilot dan kopilotnya ini sempat membuat pesawat jenis Boeing 737 itu menukik tajam hingga ketinggiannya turun hampir 14.000 kaki (4,267 meter) dalam waktu kurang dari 30 detik.

ADVERTISEMENT

Machchhar ditemukan berlumuran darah dan tergeletak di lantai ketika dia berhasil menekan tombol pembuka pintu kokpit dari dalam. Hal itu yang memungkinkan para penumpang dan awak pesawat melumpuhkan kopilot yang berupaya melakukan pembajakan terhadap pesawat yang membawa 174 orang tersebut.

Dua pilot flydubai lainnya yang juga ada di dalam pesawat, kemudian mendaratkan pesawat itu secara darurat di Tabuk, Arab Saudi, setelah penerbangan tujuan Israel itu dialihkan.

Netanyahu Puji Pilot India Gagalkan Pembajakan Flydubai

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melontarkan pujian Machchhar, yang disebutnya telah menyelamatkan para penumpang yang sebagian besar warga negara Israel.

Netanyahu memuji Machchhar atas "keberaniannya yang luar biasa" dan mengapresiasi tindakannya yang tetap melakukan perlawanan meskpun terluka.

"Dia mencegah bencana fatal di udara," sebutnya.

"Dia menyelamatkan nyawa 174 orang, termasuk warga negara Israel dan warga dari negara-negara lainnya," kata Netanyahu dalam pernyataan via media sosial X.

"Semua penumpang dalam keadaan aman," ucapnya.

Dalam pernyataan video yang dirilis kemudian, Netanyahu juga memuji para penumpang lainnya yang membantu melumpuhkan kopilot yang diduga berupaya membajak pesawat itu. PM Israel itu menyebut bahwa salah satu pilot pesawat berupaya menjatuhkan pesawat.

"Selama penerbangan, saat mereka mendekati negara tersebut, salah satu pilot menikam pilot lainnya dan tampaknya berupaya menjatuhkan pesawat dengan semua orang di dalamnya," ucapnya.

"Saya memberikan penghormatan kepada para pahlawan ini," kata Netanyahu memuji para penumpang yang membantu melumpuhkan pelaku upaya pembajakan.

"Mereka telah mencegah terjadinya bencana besar," imbuhnya.

Para penumpang dalam penerbangan itu tiba di Israel dengan selamat pada Rabu (30/9) waktu setempat, setelah upaya pembajakan berhasil digagalkan.

Macchhar, menurut keterangan Kedutaan Besar India, sedang menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Saudi. Otoritas bandara di Tabuk, Saudi, menyebutkan bahwa kopilot pesawat itu, yang disebut sebagai pelaku upaya pembajakan, juga ditemukan dalam keadaan luka-luka saat pesawat mendarat.

Motif kopilot berusaha membajak dan menjatuhkan pesawat itu belum diketahui secara jelas. Namun Kementerian Luar Negeri Israel menyebut insiden itu sebagai "upaya serangan teroris".

Netanyahu, dalam pernyataannya, menyebut kopilot yang menikam pilot penerbangan itu telah ditangkap dan kini diinterogasi otoritas Saudi.

Lihat juga Video: Rekaman Pilot Flydubai yang Bersimbah Darah hingga Mendarat Darurat

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini