Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Dr Siti Hasmah, istri mantan PM Mahathir Mohamad. Anwar menyebut berpulangnya mendiang Siti Hasmah sebagai "kehilangan besar bagi bangsa" Malaysia.
Anwar, seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan Malay Mail, Senin (28//9/2026), memuji kontribusi dan pengabdian almarhumah Siti Hasmah semasa hidup bagi negara Malaysia. Dia mengatakan bahwa Malaysia sangat menghargai warisan yang ditinggalkan almarhumah.
Saat berbicara kepada wartawan di sela-sela menghadiri pembukaan International Future Conference 2026 hari ini, Anwar mengenang Siti Hasmah sebagai sosok yang peduli pada kesejahteraan dan permasalahan yang dihadap rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam situasi ini, kami turut berbelasungkawa kepada Tun Mahathir dan keluarganya. Kami mengenang kontribusi dan pengabdian Tun Hasmah bagi negara ini," kata Anwar.
"Beliau aktif semasa menjadi istri Perdana Menteri, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat," sebutnya.
Lebih lanjut, Anwar menuturkan bahwa dirinya akan memberikan penghormatan terakhir secara langsung terhadap almarhumah.
Sebelumnya dilaporkan bahwa kabar wafatnya Siti Hasmah dikonfirmasi oleh putranya, Mokhzani Mahathir, saat dihubungi kantor berita Bernama pada Senin (28/9) waktu setempat.
Laporan Bernama menyebutkan bahwa Siti Hasmah meninggal dunia dalam usia 100 tahun di Institut Jantung Nasional (IJN) pada Senin (28/9) pagi waktu setempat.
Baca juga: Terjatuh, Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS |
Lihat juga Video: Malaysia Berduka, Istri Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad Tutup Usia










































