Pesan Xi ke Trump: Dialog untuk Akhiri Perang Iran

Pesan Xi ke Trump: Dialog untuk Akhiri Perang Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 25 Sep 2026 14:16 WIB
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump melakukan pertemuan di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (24/9) waktu setempat (REUTERS/Evan Vucci)
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump melakukan pertemuan di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (24/9) waktu setempat (REUTERS/Evan Vucci)
Washington DC -

Presiden China Xi Jinping menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat keduanya melakukan pertemuan di Gedung Putih. Xi mendorong Trump untuk kembali melakukan dialog dengan Iran guna mengakhiri perang yang berlarut-larut antara kedua negara.

Pertemuan kedua kepala negara ini, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (25/9/2026), digelar secara tertutup di Gedung Putih pada Kamis (24/9) waktu setempat.

"China selalu meyakini bahwa kedaulatan dan keamanan semua negara harus dihormati," kata Xi kepada Trump dalam pertemuan tertutup itu, menurut laporan kantor berita pemerintah China, Xinhua News Agency.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Xi juga menekankan bahwa Beijing telah memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan antara kedua negara.

ADVERTISEMENT

"China mendorong pihak-pihak terkait untuk tetap berkomitmen pada solusi damai dan menjaga momentum perundingan," cetus Xi dalam pertemuan dengan Trump.

Presiden China itu juga menyatakan dukungan bagi AS dan Iran untuk kembali pada kesepakatan kerangka kerja, atau nota kesepahaman (MoU), yang telah disepakati dan diteken pada Juni lalu.

Xi mengungkapkan harapan agar kedua negara pada akhirnya mencapai kesepakatan komprehensif, yang mencakup masalah nuklir dan hal-hal lainnya demi mewujudkan perdamaian sesegera mungkin.

Perang yang berkecamuk antara AS dan Iran sejak akhir Februari lalu, terus berkecamuk meskipun diwarnai gencatan senjata dan MoU yang mengatur langkah-langkah menuju akhir konflik secara permanen.

MoU yang ditandatangani Trump dan Presiden Pezeshkian pada Juni lalu itu kolaps, setelah kedua negara saling menuduh adanya pelanggaran. Pertempuran pun kembali berkobar, dengan AS dan Iran saling melancarkan serangan.

Simak juga Video 'Xi Jinping Bilang China-AS Gak Perlu Saling Jegal: Saingan Boleh Tapi Wajar':

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini