Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih. Keduanya kemudian bertukar hadiah saat acara makan malam.
Dilansir BBC dan CNN, Jumat (25/9/2026), pertemuan itu digelar pada Kamis (24/9) di Gedung Putih. Mereka membahas banyak hal, dari soal perdagangan hingga konflik militer.
Alih-alih konfrontasi, Xi ingin "mewujudkan bangsa China dan Amerika bisa berjalan beriringan".
"Kita harus memperkuat komunikasi. China dan Amerika Serikat memiliki kondisi nasional yang berbeda, namun melalui dialog yang jujur, mendalam, dan berkelanjutan, kedua negara kita dapat saling memahami dengan lebih baik, mencari titik temu sembari mengesampingkan perbedaan, serta membangun rasa saling percaya," kata Xi, sementara Trump turut menyimak di sampingnya.
Xi pun ingin AS dan China hidup damai. Ia ingin kedua negara bisa mencegah krisis yang berkepanjangan.
"Kita harus hidup berdampingan secara damai. China dan Amerika Serikat, sebagai dua negara besar, akan memperoleh manfaat dari kerja sama dan sama-sama merugi jika terjadi konfrontasi. Militer kedua negara kita harus menjaga dialog rutin serta meningkatkan mekanisme komunikasi dan pencegahan krisis," tuturnya.
Xi juga membahas soal pertemuannya dengan Trump di Beijing pada bulan Mei, seraya bertanya kepada presiden AS itu bagaimana rencananya untuk menghindari situasi tersebut.
Sementara itu, saat menyambut Xi, Trump memuji Xi sebagai pemimpin China pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan kedua ke AS. Kunjungan sebelumnya terjadi pada tahun 2015, saat Barack Obama menjabat sebagai presiden.
"Presiden Xi dan Ibu Peng tiba pada momen penting bagi Amerika, yaitu peringatan 250 tahun berdirinya negara kami," ujarnya.
Trump mengatakan bahwa ia telah menjalin "persahabatan yang sungguh luar biasa" dengan Xi.
"Presiden Xi dan saya telah mencapai kemajuan pesat dalam berbagai isu yang dihadapi kedua negara kita," katanya.
"Tim kami telah berupaya mendorong hubungan perdagangan yang lebih seimbang, termasuk akses pasar baru bagi para petani dan peternak Amerika."
Xi juga memuji hubungan pribadinya dengan AS begitu baik. Mereka saling menghormati.
"Presiden Trump dan saya saling menghormati. Kami telah membangun hubungan pribadi yang baik dan terus menjalin komunikasi," ungkapnya.
(rdp/imk)