×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Sep 2026 17:52 WIB
Ilustrasi -- Sidang Umum PBB (dok. AFP/ANGELA WEISS)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) mengizinkan delegasi Iran untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan digelar di New York pekan depan. Militer Israel dilaporkan bersiap melancarkan serangan darat terbaru di Jalur Gaza.

Delegasi Iran yang menghadiri Sidang Majelis Umum PBB, akan dibatasi pergerakannya dan dilarang berbelanja selama berada di New York.

Sementara itu, Tel Aviv disebut mempersiapkan serangan darat terhadap Jalur Gaza karena tidak ada tanda-tanda kelompok Hamas bersedia melucuti senjatanya.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (18/9/2026):

- AS Izinkan Delegasi Iran Hadiri Sidang Umum PBB, Tapi Ada Hal yang Dilarang

Amerika Serikat (AS) mengizinkan delegasi Iran untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan digelar di New York pekan depan. Namun delegasi Iran akan dibatasi pergerakannya dan dilarang berbelanja selama berada di New York.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, seperti dilansir AFP dan TRT World, Jumat (18/9/2026), mengatakan bahwa delegasi Iran yang diperbolehkan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB akan mencakup Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

"Sesuai dengan kewajiban kami sebagai negara tuan rumah, delegasi inti dari rezim Iran akan dapat menghadiri Pekan Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan pada Kamis (17/9).

- Memanas Lagi! Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menargetkan sebuah kapal tanker minyak berbendera Togo di perairan Selat Hormuz yang strategis. IRGC menuduh kapal tanker itu melakukan "pelayaran ilegal" di jalur perairan yang vital bagi pasokan minyak dan gas global.

Selat Hormuz terdampak perang yang berkecamuk antara Iran dan Amerika Serikat (AS) sejak akhir Februari lalu. Teheran memblokade jalur perairan tersebut dari setiap aktivitas pelayaran, dan bahkan berencana memungut biaya transit.

Pasukan militer Iran bahkan menyerang kapal-kapal yang nekat berlayar di Selat Hormuz, yang mereka tuduh berupaya menghindari rute pelayaran yang telah ditetapkan oleh Teheran.




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork