Sedikitnya 21 orang tewas ketika dua taksi minibus dan sebuah kendaraan SUV bertabrakan di jalan raya di provinsi Western Cape, Afrika Selatan.
Kecelakaan itu terjadi antara Leeu-Gamka dan Prince Albert, sekitar 380 kilometer (236 mil) timur laut Cape Town, kata badan kerja sama keselamatan jalan raya, Road Traffic Management Corporation (RTMC).
"Menurut informasi, 21 orang mengalami luka fatal," kata RTMC dalam pernyataan singkat, dilansir kantor berita AFP, Senin (14/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media lokal melaporkan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut bertabrakan sekitar pukul 21.30 GMT pada hari Minggu (13/9), menyebabkan penutupan jalan raya.
Polisi mengatakan kepada AFP, bahwa mereka telah membuka penyelidikan pembunuhan karena kelalaian setelah kecelakaan tersebut. Polisi menambahkan bahwa "beberapa penumpang lainnya" dirawat di rumah sakit.
Afrika Selatan memiliki salah satu jaringan jalan paling maju di benua Afrika, tetapi terus berjuang dengan tingkat kematian yang tinggi di jalan raya. Hal itu sebagian besar disebabkan oleh perilaku ngebut, mengemudi sembrono, kendaraan yang tidak layak jalan, dan kegagalan menggunakan sabuk pengaman.
Menurut data RTMC, pada tahun 2025, 11.485 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Afrika Selatan, turun lebih dari lima persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lihat juga Video: Momen Mencekam Tabrakan di Sibolangit yang Tewaskan 4 Orang










































