Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre mengatakan pesawat yang membawa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky nyaris tertabrak pesawat nirawak (drone) saat terbang menuju Oslo. Otoritas Ukraina menepis klaim Støre.
Dilansir AFP, Kamis (10/9/2026), Støre mengatakan kepada lembaga penyiaran publik Norwegia, NRK, bahwa pesawat Zelensky "nyaris tertabrak drone saat lepas landas dari Moldova".
Menanggapi hal ini, seorang sumber di kantor kepresidenan Ukraina menyebut klaim mengenai adanya risiko yang dihadapi Zelensky itu "berlebihan".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu ada peringatan di Moldova ketika sebuah drone Rusia memasuki wilayah udara Moldova dan Rumania," ujar sumber tersebut kepada AFP.
Di Chisinau, juru bicara pemerintah Moldova Dumitru Ciorici mengatakan bahwa Moldova menutup wilayah udaranya pada Selasa (8/9) sore, tepat setelah pukul 16.30 waktu setempat, akibat adanya drone Rusia yang masuk dari arah Ukraina.
"Wilayah udara ditutup demi melindungi pesawat yang sedang terbang di atas Moldova pada saat itu; akibatnya, tiga penerbangan keberangkatan dan empat penerbangan kedatangan mengalami penundaan," ujar Ciorici.
"Setelah pukul 17.20, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa drone tersebut telah jatuh dan meledak... sekitar 160 kilometer (100 mil) dari Bandara Internasional Chisinau," kata Ciorici.
"Pembatasan penerbangan kemudian dicabut. Karena alasan yang sama, pesawat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky lepas landas... lebih lambat dari jadwal."
Zelensky tiba di Oslo pada Selasa malam dan mengadakan pembicaraan dengan Støre, Menteri Keuangan Norwegia Jens Stoltenberg, serta Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengenai bantuan militer Norwegia-termasuk dukungan pertahanan udara-dan bantuan sipil.










































