Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis peringatan segera kepada para awak kapal tanker yang berada di sekitar pelabuhan Kuwait dan Bahrain, dua negara Teluk yang menampung aset-aset militer Amerika Serikat (AS).
IRGC mengimbau para awak untuk segera meninggalkan kapal masing-masing, menyusul serangan terbaru AS terhadap kapal-kapal tanker Iran.
Diperingatkan oleh IRGC bahwa kapal-kapal di kawasan itu berpotensi menjadi target serangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan terbarunya, seperti dilansir Press TV, Rabu (9/9/2026), Angkatan Laut IRGC menyebut peringatan itu dirilis sebagai tanggapan atas "tindakan bermusuhan" militer AS yang menargetkan kapal-kapal tanker milik Teheran.
"Peringatan Segera: Mengingat tindakan bermusuhan oleh militer teroris AS yang menargetkan sejumlah kapal tanker minyak milik Republik Islam (Iran), dengan ini kami memperingatkan seluruh awak kapal tanker di sekitar pelabuhan Kuwait dan Bahrain, yang menampung para teroris ini dan terlibat dalam tindakan bermusuhan mereka, untuk segera meninggalkan kapal-kapal mereka, baik yang sedang berlabuh atau bersandar di pelabuhan, karena kapal-kapal itu akan menjadi target," demikian bunyi peringatan terbaru Angkatan Laut IRGC.
Peringatan tersebut dirilis setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan pasukannya telah menyerang dan menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran.
CENTCOM menyebut serangan itu merespons tindakan IRGC yang "menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS dengan rudal balistik sebanyak dua kali dalam dua hari terakhir".
Serangan tersebut merupakan kedua kalinya pasukan AS menargetkan kapal tanker Iran dalam waktu kurang dari seminggu sebagai balasan atas serangan terhadap kapal militer AS.
IRGC, dalam tanggapannya, mengumumkan pasukannya telah menyerang pangkalan militer Al-Azraq, yang menampung pasukan AS di Yordania, menggunakan sejumlah rudal. IRGC menyebut serangannya itu sebagai "operasi penghukuman" untuk membalas serangan terbaru AS.
Lihat juga Video 'Detik-detik Speedboat Tabrak KM Obi Permai di Halsel':










































