×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 17:37 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memposting sebuah peta yang menampilkan bendera Amerika menutupi sebagian besar wilayah Amerika Utara, termasuk Kanada, juga menutupi wilayah Meksiko hingga wilayah Greenland dan Islandia.

Postingan peta tersebut menyusul upaya Trump untuk mengambil alih wilayah di luar perbatasan AS.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (8/9/2026):

- Arab Saudi Marah Serangan Houthi Lukai 73 Orang

Pemerintah Arab Saudi mengutuk serangan drone dan rudal kelompok pemberontak Houthi di wilayahnya yang melukai 73 orang. Saudi menegaskan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kedaulatannya.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (8/9/2026), Kementerian Luar Negeri Saudi, dalam sebuah pernyataan yang dimuat media resmi Saudi, SPA, menyerukan "penghentian segera semua bentuk eskalasi yang dilakukan oleh milisi tersebut serta serangan Houthi terhadap pelayaran".

Otoritas Saudi mengatakan serangan pada hari Selasa (8/9) oleh pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran itu, menargetkan sejumlah fasilitas energi dan memicu kebakaran dan penutupan sementara beberapa fasilitas.

- Heroik, Pegawai Supermarket Selamatkan Bocah Nyaris Tertabrak Mobil

Momen dramatis terekam kamera CCTV di Meksiko ketika seorang pegawai supermarket menyelamatkan seorang anak kecil yang berlari ke jalanan dan nyaris tertabrak mobil.

Momen ini, seperti dilansir Reuters dan BBC, Selasa (8/9/2026), terjadi di depan sebuah supermarket bernama Super Rey del Ahorro yang ada di wilayah Puebla, Meksiko, pada Minggu (6/9) waktu setempat.

- Senator AS Kritik Trump, Perang Iran Habiskan Rp 1.763 T!

Senator Amerika Serikat (AS), Mark Warner, melontarkan kritikan tajam terhadap Presiden AS Donald Trump terkait biaya perang melawan Iran. Warner juga mengkritik strategi perang, yang disebutnya sebagai "perang pilihan" Trump yang diluncurkan tanpa rencana yang jelas untuk mencapai tujuan-tujuannya.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork