Kecelakaan mengerikan antara pesawat kargo dan mobil terjadi di Miami, Amerika Serikat (AS). Peristiwa itu menyebabkan lima orang tewas.
Dilansir AFP, Senin (7/9/2026), pesawat milik Amazon itu keluar dari landasan pacu di Bandara Internasional Miami. Pesawat itu menabrak beberapa kendaraan dan terbakar.
"Sedikitnya lima orang yang meninggal dunia," kata Sheriff Miami, Rosie Cordero-Stutz, dilansir kantor berita AFP, Senin (7/9/2026).
Rekaman video memperlihatkan kobaran api dan asap tebal membumbung dari pesawat Boeing 767 berwarna biru dan putih tersebut. Pesawat itu dilaporkan tiba sekitar pukul 14.00 waktu setempat dari Puerto Riko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 60 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan memadamkan api. Dinas Pemadam Kebakaran Miami-Dade menyatakan pesawat yang beroperasi sebagai penerbangan Prime Air Flight 7598 itu terbakar karena menabrak kendaraan.
"Petugas pemadam kebakaran sedang bekerja memadamkan api dan memeriksa para korban," tulis lembaga tersebut di platform X.
Pesawat itu disebut keluar dari landasan pacu dan menabrak kendaraan di dekat area bandara. Seluruh landasan pacu dan jalur taksi (taxiway) kemudian ditutup akibat kecelakaan ini.
Amazon merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa pesawat tersebut mengalami sebuah insiden saat berupaya untuk mendarat.
"Ini adalah situasi yang berkembang cepat dan kami masih mengumpulkan rincian informasi. Kami bekerja sama erat dengan otoritas dan pejabat setempat untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi," kata juru bicara Amazon, Kelly Nantel.
Penyebab Diselidiki
Otoritas Amerika Serikat (AS) kemudian menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat kargo jenis Boeing 767 milik Amazon di Bandara Internasional Miami itu. Kepala dinas pemadam kebakaran area Miami-Dade County, Ray Jadallah, mengatakan ada tiga orang lainnya yang dilarikan ke pusat penanganan trauma dalam 'kondisi kritis' dan dua orang lainnya sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat.
"Beberapa korban terjebak di dalam kendaraan-kendaraan tersebut," kata Jadallah.
Jadallah mengatakan petugas harus melakukan 'proses evakuasi yang rumit'. Termasuk, katanya, 'operasi pencarian dan penyelamatan terhadap pilot dan kopilot yang terjebak di dalam pesawat'.
Dia belum menjelaskan lebih lanjut apakah pilot dan kopilot pesawat kargo itu selamat. Identitas kelima korban tewas belum diungkap ke publik.
Dia mengatakan sebanyak 60 unit kendaraan pemadam kendaraan dan hampir 200 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Miami-Dade dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan, serta pemadaman api.
"Penyebab pasti insiden ini akan ditentukan oleh FAA dan NTSB," kata Jadallah dalam pernyataannya, merujuk pada Otoritas Penerbangan Federal dan Badan Keselamatan Transportasi Nasional.
NTSB, dalam pernyataan via media sosial X, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim khusus untuk menyelidiki tergelincirnya pesawat dari landasan yang terjadi pada Minggu (6/9).
Lihat Video 'Pesawat Keluar Landasan Saat Mendarat hingga Terbakar, 5 Orang Tewas':










































