Bersitegang soal Drone, Rusia Tuduh Jerman 'Ingin Perang Lagi'

Bersitegang soal Drone, Rusia Tuduh Jerman 'Ingin Perang Lagi'

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 14:57 WIB
Menlu Rusia Sergei Lavrov (dok. Getty Images via AFP/SPENCER PLATT)
Menlu Rusia Sergei Lavrov (dok. Getty Images via AFP/SPENCER PLATT)
Moskow -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergei Lavrov, menuduh Jerman "ingin perang lagi" saat kedua negara terlibat ketegangan terkait insiden penyerbuan drone di bandara Leipzig, Jerman. Otoritas Berlin menuduh Moskow ada di balik insiden tersebut. Tuduhan itu langsung dibantah oleh Rusia.

Pemerintah Jerman, seperti dilansir AFP, Senin (7/9/2026), menyalahkan Rusia atas insiden di Leipzig, dengan menyatakan bahwa Moskow mengirimkan "agen level rendah" untuk melakukan upaya "serangan hybrid" yang melibatkan drone bermuatan peledak di bandara strategis di wilayah timur Jerman tersebut.

Berlin dan Moskow saling menutup pusat kebudayaan masing-masing pekan lalu, sementara negara-negara Uni Eropa memanggil para diplomat Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini, pada dasarnya, adalah awal dari perang yang sesungguhnya," sebut Lavrov dalam wawancara dengan televisi pemerintah Rusia, yang dipublikasikan pada Minggu (6/9) waktu setempat.

"Mereka (Jerman-red) mengusir Konsul Jenderal dari Bonn. Mereka menutup (pusat kebudayaan) Russian House di Berlin. Saya teringat masa sebelum dimulainya Perang Dunia II... Mereka ingin perang lagi," kata Menlu Rusia tersebut.

Lavrov menuduh Jerman masih menganut paham Nasizme dan menyatakan: "Pimpinan Rusia akan mengambil kesimpulan yang tepat."

Sebagian dari wawancara tersebut disiarkan oleh saluran televisi Rusia, Vesti.

Jerman merupakan salah satu sekutu utama Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Lavrov, menteri Rusia dengan masa jabatan terlama, menyampaikan pernyataan itu saat operasi militer ofensif Moskow terhadap Kyiv telah berlangsung selama lebih dari 4,5 tahun terakhir, Invasi Rusia terhadap Ukraina tercatat sebagai konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Belum ada tanggapan langsung dari otoritas Berlin terkait komentar terbaru Lavrov tersebut.

Lihat juga Video: Terpopuler Sepekan: Orang Utan Mati gegara Karhutla-Prabowo ke Rusia

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini