Iran Tangkap Sejumlah Orang yang Kibarkan Bendera Kelompok Oposisi

Iran Tangkap Sejumlah Orang yang Kibarkan Bendera Kelompok Oposisi

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 06 Sep 2026 16:04 WIB
FILE PHOTO: An Iranian flag flutters in front of the International Atomic Energy Agency (IAEA) headquarters in Vienna, Austria, January 15, 2016.   REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo
Bendera Iran (Foto: Dok. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo)
Jakarta -

Otoritas Iran menangkap sejumlah orang yang dituduh muncul dalam sebuah video yang memperlihatkan sejumlah individu mengibarkan bendera kelompok oposisi yang dilarang. Namun belum diungkap secara pasti berapa orang yang terjaring dalam penangkapan itu.

Dilansir AFP, Minggu (6/9/2-26), berdasarkan video yang beredar dalam beberapa hari terakhir memperlihatkan sejumlah individu mengendarai sepeda motor di jalanan yang sepi di Iran sambil mengibarkan panji berwarna putih-merah milik Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (MEK) yang telah dilarang.

Televisi pemerintah menyatakan, pihak berwenang telah mengidentifikasi dan menangkap "semua individu yang muncul dalam klip tersebut". Disebutkan bahwa mereka "berafiliasi" dengan MEK, tanpa menyebutkan jumlah pastinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, iring-iringan kendaraan tersebut disebut melintas di dekat kota Karaj, sebelah barat Teheran. Namun tidak jelas kapan rekaman itu diambil.

ADVERTISEMENT

Diketahui, kelompok MEK dirikan pada tahun 1960-an sebagai bentuk perlawanan terhadap Shah Iran yang saat itu didukung Barat. MEK dinyatakan ilegal setelah Revolusi Islam 1979 dan kemudian bertempur bersama pasukan Saddam Hussein selama perang Iran-Irak.

Selama beberapa dekade, kelompok ini telah mengupayakan perubahan rezim di Iran dari luar negeri, sementara Teheran menuduh para anggotanya bekerja sama dengan musuh bebuyutannya, Israel.

Sebelumnya, perang Iran dan Amerika Serikat meletus sejak 28 Februari, ketika serangan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat tinggi militer.

Iran membalas dengan melancarkan serangan di berbagai wilayah seiring meluasnya konflik tersebut.

Lihat juga Video 'Lubang Besar di Atap, Bukti Kejamnya Serangan AS ke Warga Sipil Iran':

(yld/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini