Bertambah, Iran Laporkan 19 Orang Tewas Akibat Serangan AS

Bertambah, Iran Laporkan 19 Orang Tewas Akibat Serangan AS

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 03 Sep 2026 11:54 WIB
Puing berserakan di sekitar rumah yang rusak akibat serangan AS yang menghantam acara pernikahan di Sirik, Iran, pada Rabu (2/9) waktu setempat (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)
Puing berserakan di sekitar rumah yang rusak akibat serangan AS yang menghantam acara pernikahan di Sirik, Iran, pada Rabu (2/9) waktu setempat (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)
Teheran -

Laporan media pemerintah Iran menyebutkan bahwa sedikitnya 19 orang tewas dalam rentetan serangan militer Amerika Serikat (AS) di beberapa provinsi di negara tersebut. Mereka yang tewas terdiri atas para personel militer dan warga sipil Iran.

Teheran telah melancarkan pembalasan dengan menargetkan posisi militer AS di kawasan Timur Tengah.

Keterangan Wakil Gubernur Provinsi Khuzestan bidang keamanan dan penegakan hukum, Valiollah Hayati, seperti dilansir Xinhua dan Al Jazeera, Kamis (3/9/2026), menyebutkan bahwa sedikitnya tujuh orang tewas dan delapan orang lainnya luka-luka akibat serangan yang menghantam provinsi di wilayah barat daya Iran itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan kantor berita Mehr menyebutkan bahwa serangan AS lainnya terhadap Pulau Lavan di wilayah selatan Iran telah menewaskan tiga anggota pasukan sukarelawan Basij dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Di Provinsi Kermanshah, Iran bagian barat, menurut laporan Mehr, sedikitnya empat personel divisi Dirgantara IRGC tewas akibat serangan AS.

Laporan Mehr juga menyebutkan bahwa seorang anggota pasukan komando, yang diidentifikasi sebagai Malek Mousavi-Tabar, tewas pada Rabu (2/9) pagi dalam operasi untuk menangkal pergerakan drone penyusup di Distrik Bahmai, Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad di wilayah Barat Iran.

Dengan mengutip pernyataan otoritas Provinsi Hormozgan, sebelah selatan Iran, kantor berita Mehr melaporkan bahwa sedikitnya empat orang tewas dan 68 orang lainnya luka-luka dalam serangan AS yang menghantam sebuah acara pernikahan di Distrik Sirik.

Para korban di area itu termasuk seorang bocah berusia empat tahun, seorang remaja, dan dua orang perempuan.

Dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir Al Jazeera, juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, melaporkan bahwa sejauh ini sekitar 142 orang mengalami luka-luka akibat rentetan serangan AS. Angka itu terdiri atas 61 perempuan dan 44 laki-laki yang berusia di bawah 18 tahun.

Laporan Kermanpour menyebut sedikitnya 18 orang tewas dalam serangan-serangan AS di Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, mengumumkan via media sosial X bahwa pasukannya "berhasil menyelesaikan gelombang serangan terhadap target-target militer Iran".

CENTCOM menyebut serangan dilancarkan setelah mendeteksi "upaya serangan baru-baru ini oleh IRGC terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz dan terhadap personel militer Amerika".

Militer AS sejauh ini belum mengomentari laporan soal jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil di Iran.

Dalam pembalasannya, IRGC dan Angkatan Bersenjata Iran menargetkan pangkalan dan aset militer AS yang ada di Yordania, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Erbil, wilayah Kurdistan di Irak.

Simak Video 'Militer Iran Mengutuk Serangan Maut AS ke Acara Pernikahan':

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini