Gempar Warga Malaysia Ikut Kontes Transgender di Thailand, Menag Marah!

Gempar Warga Malaysia Ikut Kontes Transgender di Thailand, Menag Marah!

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 02 Sep 2026 12:29 WIB
Ilustrasi transgender (dok. Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Ilustrasi transgender (dok. Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Kuala Lumpur -

Otoritas Malaysia menyampaikan kecaman keras terhadap seorang warganya yang mengikuti kontes kecantikan transgender internasional yang berlangsung di Bangkok, ibu kota Thailand.

Kementerian Urusan Agama Malaysia, seperti dilansir Bernama dan Malay Mail, Rabu (2/9/2026), menyebut tindakan semacam itu tidak hanya mencoreng citra negara Malaysia di mata dunia, tapi juga bertentangan dengan moralitas yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Malaysia.

Video yang memperlihatkan seorang individu mewakili Malaysia dalam kontes kecantikan transgender internasional bernama Miss Equality World itu viral dan memicu kehebohan di media sosial, dengan reaksi beragam diberikan oleh warganet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut situs resmi Miss Equality World 2026, peserta dari Malaysia itu bernama Chinta Ardieyana.

Menteri Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama), Senator Datuk Dr Zulkifli Hasan, mengecam partisipasi warga Malaysia dalam kontes semacam itu.

Menteri Agama (Menag) negeri jiran itu menilai partisipasi tersebut telah mencoreng citra Malaysia di mata internasional dan bertentangan dengan ajaran Islam, norma budaya lokal, dan nilai-nilai kesopanan serta moralitas yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Malaysia.

"Meniru lawan jenis, atau tasyabbuh, dan mempromosikan gaya hidup transgender adalah haram menurut hukum Islam an dilarang berdasarkan hukum Syariat yang berlaku di negara-negara bagian," tegas Dr Zulkifli dalam pernyataannya via Facebook.

"Baik otoritas keagamaan maupun pemerintah Malaysia tidak pernah mendukung, menyetujui, atau mengakui penyelenggaraan atau partisipasi dalam acara-acara semacam itu," tegasnya.

Dr Zulkifli mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan atau mengagung-agungkan kegiatan yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam, melainkan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan keimanan umat Muslim.

"Otoritas keagamaan akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk meninjau kemungkinan tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku," ujarnya.

Kontes kecantikan transgender, Miss Equality World 2026, menjadi viral setelah salah satu peserta yang mewakili Malaysia muncul di media sosial. Kontes itu digelar di Bangkok pada 22-30 Agustus lalu.

Bernama melaporkan bahwa peserta kontes tersebut bukanlah perwakilan resmi pemerintah Malaysia.

Berdasarkan situs resminya, Miss Equality World 2026 diikuti oleh 15 negara, termasuk Indonesia yang diwakili oleh Millen Cyrus. Pemenang tahun ini adalah Jamie Castino dari Filipina.

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini