Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya

Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 28 Agu 2026 10:37 WIB
Rumah dan bangunan hancur diterjang banjir bandang di Nepal (REUTERS/Navesh Chitrakar)
Rumah dan bangunan hancur diterjang banjir bandang di Nepal (REUTERS/Navesh Chitrakar)
Kathmandu -

Ratusan warga negara asing (WNA) yang kebanyakan sedang berwisata di Nepal dilaporkan hilang setelah banjir bandang dahsyat menerjang. Sebagian besar WNA yang hilang diidentifikasi berasal dari India, dengan puluhan lainnya berasal dari Amerika Serikat (AS), Inggris, Kanada, hingga Australia.

Data resmi menyebutkan bahwa total sedikitnya 392 orang dikonfirmasi tewas akibat banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China. Lebih dari 1.400 orang lainnya dilaporkan hilang setelah bencana itu melanda pada Rabu (26/8) pagi waktu setempat.

Terjangan air dingin dan lumpur yang dahsyat, sejumlah saksi mata menyebutnya "bagaikan tsunami", meluluhlantakkan permukiman di bawah aliran lumpur pekat, menimbun rumah-rumah, menghancurkan jembatan dan bendungan, serta menyapu kendaraan-kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Survei Geologi AS (USGS) melaporkan bahwa bencana alam itu disebabkan oleh runtuhnya gletser yang memicu aliran besar material es dan puing-puing. Perubahan iklim diduga menyebabkan mencairnya gletser di seluruh dunia, sehingga meningkatkan risiko banjir danau glasial dan runtuhnya gletser.

Otoritas Kepolisian Nepal, seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (28/8/2026), melaporkan pihaknya telah menemukan sedikitnya 389 jenazah di wilayahnya. Sedangkan otoritas China melaporkan bahwa tiga orang tewas di wilayah Tibet.

Sebanyak 910 orang di antaranya dilaporkan hilang di wilayah Nepal, dengan sebagian besar atau sebanyak 517 orang merupakan turis asing.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa sebanyak 517 turis asing yang hilang di Nepal itu berasal 33 negara.

Ratusan turis asing lainnya juga dilaporkan hilang di wilayah Gyirong, Tibet, dengan laporan media pemerintah China, CCTV, menyebutkan bahwa jumlahnya mencapai 260 orang. Namun rincian resmi mengenai kewarganegaraan mereka belum tersedia untuk saat ini.

Para turis asing yang hilang itu dilaporkan termasuk para pendaki di kawasan Himalaya dan para peziarah Hindu yang mengunjungi Gunung Kailash di Tibet -- gunung suci berselimutkan salju.

Berdasarkan data Badan Pariwisata Nepal, berikut adalah negara-negara yang warganya dilaporkan hilang akibat banjir bandang di wilayah Nepal:

- India: Negara tetangga Nepal ini mencatat jumlah terbanyak untuk korban hilang, yakni sebanyak 178 orang.

- Amerika Serikat: Badan Pariwisata Nepal mencatat 65 warga AS hilang di wilayahnya, namun laporan terbaru Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa sedikitnya 90 warganya hilang di Nepal.

- Malaysia: Setidaknya 55 warga negara Malaysia di Nepal tidak dapat dihubungi, namun Badan Pariwisata Nepal mencatat 51 warga Malaysia hilang di wilayahnya.

- Ukraina: Sebanyak 53 warga Ukraina dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Nepal.

- Australia: Data Badan Pariwisata Nepal mencatat 35 warga Australia hilang, namun Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong melaporkan jumlah warganya yang hilang di Nepal bertambah menjadi 39 orang.

- Inggris: Badan Pariwisata Nepal melaporkan sedikitnya 33 warga Inggris hilang setelah banjir bandang menerjang.

- Kanada: Sebanyak 25 warga negara Kanada dilaporkan hilang di Nepal setelah banjir bandang melanda.

- Jerman: Setidaknya delapan warga Jerman tercatat dalam daftar turis asing yang hilang di Nepal.

- Rusia: Badan Pariwisata Nepal melaporkan delapan warga Rusia masuk dalam daftar orang hilang.

- Afrika Selatan: Otoritas Nepal mencatat ada enam warga negara Afrika Selatan yang tidak diketahui lokasinya setelah banjir bandang menerjang.

- Latvia: Enam warga Latvia juga dilaporkan hilang di Nepal.

- Jepang: Perdana Menteri (PM) Jepang Sanai Takaichi mengatakan bahwa Kedutaan Besar Jepang di Nepal telah meminta operasi pencarian dilakukan terhadap lima warganya yang tidak bisa dihubungi setelah banjir bandang menerjang.

- Selandia Baru: Setidaknya lima turis asal Selandia Baru tercatat di antara korban hilang.

Menurut data lanjutan dari Badan Pariwisata Nepal, WNA dari belasan negara lainnya juga dilaporkan hilang sejak Rabu (26/8) waktu setempat, namun jumlah pastinya belum diketahui.

Belasan negara itu mencakup Belarusia, Belgia, Bulgaria, Finlandia, Prancis, Hungaria, Irlandia, Israel, Italia, Kazakhstan, Lithuania, Belanda, Filipina, Portugal, Spanyol, Serbia, Swiss, dan Swedia.

Otoritas China secara terpisah melaporkan bahwa 100 warganya hilang di Nepal setelah banjir bandang menerjang.

Simak Video 'Tangis Pilu Sneha Sudhir Rindu Suami yang Hilang di Nepal: Di Mana Mereka?':

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini