Israel Marah ke Hamas Gegara Layang-layang dari Gaza

Israel Marah ke Hamas Gegara Layang-layang dari Gaza

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 24 Agu 2026 10:58 WIB
Ilustrasi tentara Israel (Foto: AFP)
Ilustrasi tentara Israel (Foto: AFP)
Jakarta -

Israel memperingatkan Hamas bahwa mereka akan meningkatkan operasi di Gaza jika peluncuran layang-layang, drone, dan balon ke arah Israel terus berlanjut. Ini disampaikan Israel pada hari Minggu (23/8) waktu setempat setelah peningkatan insiden tersebut baru-baru ini, sementara Hamas membantah bertanggung jawab.

Dilansir kantor berita AFP, Senin (24/8/2026), media Israel melaporkan bahwa empat layang-layang ditemukan di komunitas dekat perbatasan Gaza pada hari Sabtu lalu, dan satu layang-layang ditembak jatuh oleh tentara Israel pada hari Minggu, sehingga jumlah total yang ditemukan dalam beberapa hari terakhir menjadi sekitar 10.

Insiden tersebut telah menghidupkan kembali ingatan akan gelombang layang-layang dan balon pembakar yang diluncurkan dari Gaza pada tahun-tahun sebelumnya, yang memicu kebakaran di lahan pertanian di Israel selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan, IDF (militer Israel) meyakini Hamas berada di balik peluncuran tersebut, yang tidak membawa bahan peledak, dan mungkin sedang menguji bagaimana Israel akan merespons.

"Israel memperingatkan Hamas bahwa jika peluncuran ke arah Israel tidak segera dihentikan, IDF akan mengambil tindakan untuk mengintensifkan operasi yang ditargetkan terhadap mereka yang bertanggung jawab... dan akan mengevakuasi penduduk dari daerah tempat layang-layang, drone, dan balon diluncurkan," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz dalam pernyataan bersama.

Mereka mengatakan telah mengadakan penilaian keamanan dengan para pejabat militer dan keamanan tinggi pada hari Minggu untuk membahas masalah tersebut.

Sementara itu, Hamas membantah bertanggung jawab atas peluncuran tersebut.

Bassem Naim, anggota biro politik Hamas, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa layang-layang tersebut "diterbangkan dari Gaza oleh anak-anak".

Dalam pernyataan terpisah, Hamas menuduh Israel menggunakan layang-layang tersebut sebagai "dalih" untuk serangan udara di Gaza tengah pada hari Minggu, di mana tiga orang tewas menurut layanan penyelamatan pertahanan sipil Gaza.

Lihat juga Video: Detik-detik Serangan Udara Israel Hantam Bangunan di Gaza

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini