Serangan Drone Rusia Hantam Bus di Ukraina, 4 Orang Tewas

Serangan Drone Rusia Hantam Bus di Ukraina, 4 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Agu 2026 17:10 WIB
This handout photo released by Russia-appointed governor of the Kherson region, Vladimir Saldo, shows the site of a drone attack on a hotel in Khroly on January 1, 2026. Russia on Thursday said Kyiv was behind a deadly drone strike on a hotel in the Moscow-held part of Ukraines southern Kherson region that killed at least 20 people celebrating the New Year. The accusations come at a crunch moment in a flurry of talks aimed at brokering peace and ending the near four-year war and as   Ukrainian President Volodymyr Zelensky said his country was
Kehancuran di Kherson, Ukraina, akibat serangan Rusia (dok. AFP)
Kherson -

Serangan drone Rusia menghantam sebuah bus yang sedang melaju di jalanan kota Kherson, Ukraina bagian selatan, pada Rabu (19/8). Sedikitnya empat orang tewas dan empat orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan terbaru Moskow tersebut.

Kherson, yang sempat berada di bawah kendali Moskow dari Maret hingga November 2022, kerap menjadi target pasukan Rusia yang menggunakan drone dalam serangannya. Ukraina menuduh serangan-serangan itu secara sengaja menargetkan warga sipil.

"Pasukan militer Rusia menyerang sebuah bus yang sedang melaju di jalanan Kherson menggunakan drone," demikian pernyataan kantor jaksa regional, seperti dilansir AFP, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akibat serangan tersebut, menurut informasi awal, empat penumpang sipil tewas," demikian pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

Kantor kejaksaan setempat menambahkan bahwa empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Gubernur Kherson, Oleksandr Prokudin, mengunggah foto-foto yang memperlihatkan kondisi bus dengan kaca-kacanya pecah usai dihantam serangan drone.

Awal bulan ini, Ukraina menuduh Rusia mengejar seorang pria di sebuah pasar jalanan di area Kherson menggunakan drone First Person View (FPV) yang dikendalikan dari jarak jauh.

Otoritas Kyiv menyebut tindakan semacam itu sebagai "safari" yang menargetkan warga sipil.

Kota Kherson memiliki populasi sekitar 280.000 jiwa sebelum perang meletus.

Pasukan Rusia, yang dipukul mundur dari Kherson akibat serangan balik Ukraina pada musim gugur tahun 2022, kini menempati posisi di tepi seberang Sungai Dnieper yang mengalir melintasi kota tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan peningkatan jumlah kematian warga sipil dalam konflik tersebut sepanjang tahun 2026, seiring berlanjutnya perang yang telah berkecamuk selama 4,5 setengah tahun tanpa ada tanda-tanda tercapainya kesepakatan damai.

Lihat juga Video 'Kereta di Ukraina Terbakar Diserang Drone Rusia, Penumpang Dievakuasi':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini