Menteri Kolombia Dihujat Gegara Berlibur Usai Gempa Dahsyat

Menteri Kolombia Dihujat Gegara Berlibur Usai Gempa Dahsyat

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 18 Agu 2026 12:37 WIB
Kerusakan parah akibat gempa dahsyat di Kolombia (dok. REUTERS/Raquel Cunha)
Kerusakan parah akibat gempa dahsyat di Kolombia (dok. REUTERS/Raquel Cunha)
Bogota -

Menteri Perumahan Kolombia, Jaime Andres Beltran dihujat setelah terungkap bahwa dia dan keluarganya berlibur ke Karibia ketika negara tersebut baru saja diguncang gempa bumi dahsyat. Ribuan orang di Kolombia kehilangan tempat tinggal akibat gempa bumi tersebut.

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Kolombia bagian barat pada 10 Agustus lalu, menewaskan hampir 300 orang. Gempa itu mengguncang hanya tiga hari setelah Abelardo de la Espriella resmi menjabat sebagai Presiden baru Kolombia.

Gempa bumi tersebut tercatat sebagai gempa terkuat yang mengguncang Kolombia dalam kurun waktu hampir setengah abad terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama akhir pekan, seperti dilansir AFP, Selasa (18/8/2026), sejumlah foto dan video beredar luas yang memperlihatkan Beltran sedang bersantai di sebuah pantai di kota Santa Marta, kawasan Karibia.

Kubu oposisi langsung memberikan reaksi keras, dengan menyatakan akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Beltran karena mengambil cuti di saat situasi negara sedang kritis.

Nyaris 27.000 rumah di Kolombia hancur akibat gempa dahsyat tersebut, dengan banyak warga yang terpaksa tidur di area-area terbuka dengan hanya beralaskan matras atau tempat tidur darurat.

Pada Senin (17/8), Beltran berusaha menepis kritikan terkait perjalanannya tersebut. Dia menjelaskan bahwa dirinya "tidak sedang berlibur", melainkan hanya "meluangkan waktu beberapa jam bersama istri dan anak-anaknya, yang sudah berhari-hari tidak saya temui".

Dalam pernyataan via media sosial X, Beltran menegaskan bahwa dirinya "segera" kembali bekerja menangani rekonstruksi pascagempa.

Sepekan usai gempa mengguncang, harapan untuk menemukan korban selamat di bawah reruntuhan bangunan semakin menipis.

Fokus kini beralih pada krisis kemanusiaan yang muncul di jalanan wilayah Cali, Pereira, dan wilayah-wilayah lainnya yang terdampak parah gempa, yang telah berubah menjadi kamp-kamp pengungsian terbuka.

Tonton juga video "Update Gempa M 7,4 Kolombia: Korban Tewas Jadi 294 Orang"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait