Polisi Selidiki Kasus Pengunjung Banting Pemilik Warung Mi Singapura

Polisi Selidiki Kasus Pengunjung Banting Pemilik Warung Mi Singapura

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 17 Agu 2026 20:15 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi. penganiayaan (Foto: Edi Wahyono)
Singapura -

Polisi menyelidiki insiden pemilik warung mi berusia 73 tahun di Singapura yang dibanting setelah mengelus kepala seorang anak perempuan di sebuah kedai kopi di kawasan East Coast. Polisi telah mengidentifikasi pelaku.

Dilansir The Straits Times, Senin (17/8/2026), insiden itu terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 16.40 waktu setempat. Polisi menyebut pelaku berusia 40 tahun.

Polisi telah mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima. Saat ini, penyelidikan sedang berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui sebuah unggahan Facebook oleh akun Bei-ing Wanton Noodle pada pukul 19.14 tanggal 15 Agustus, pemilik akun menyatakan bahwa pria lanjut usia tersebut adalah ayahnya. Ia meminta informasi mengenai identitas pria yang diduga membanting ayahnya.

Masih dalam unggahan yang sama, disebutkan bahwa korban saat ini mengalami kesulitan berjalan.

Dalam rekaman kamera pengawas yang disertakan pada unggahan itu, pria lanjut usia tersebut terlihat berjalan di dalam kedai kopi sambil berpegangan pada meja di kedua sisinya sebagai penopang.

Saat berjalan melewati seorang anak perempuan yang duduk di salah satu meja, ia menepuk kepala anak itu. Seorang wanita yang duduk bersama anak perempuan tersebut kemudian mencoba menghentikannya dengan menepis tangannya.

Seorang pria yang sebelumnya telah meninggalkan meja tersebut segera kembali dan menegur pria lanjut usia itu. Pria tersebut lalu membanting lansia itu ke lantai.

Pengunggah Facebook itu menyebutkan bahwa pelaku sempat meminta maaf kepada ayahnya dan menawarkan minuman. Ia menambahkan bahwa ayahnya kini menderita sakit punggung parah akibat insiden tersebut.

Dalam unggahan Facebook lainnya pada pukul 09.55 tanggal 16 Agustus, pengguna tersebut mengucapkan terima kasih kepada warganet atas kepedulian serta informasi yang diberikan terkait insiden itu.

Dalam pernyataannya, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai insiden tersebut. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta kasus ini.

Saksikan juga Blak-blakan: Brigadir Renita, Polwan yang Mengharumkan Nama Polri di Kancah Internasional

Halaman 2 dari 2
(isa/dhn)


Berita Terkait